Pebulu tangkis Malaysia, Ng Tze Yong, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) setelah mencapai kesepakatan bersama. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjangnya dengan BAM, efektif mulai 30 Juni, setelah melalui diskusi antara kedua belah pihak. Langkah ini dianggap sebagai pilihan terbaik bagi Ng, yang berusia 26 tahun, untuk mempersiapkan fase baru dalam karier profesionalnya.
Ng, yang pernah menembus peringkat 14 dunia pada November 2023, sebelumnya dianggap sebagai salah satu harapan besar dalam kategori tunggal putra Malaysia. Namun, kariernya sempat terhambat oleh berbagai cedera, termasuk masalah punggung pada tahun 2024 dan cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada tahun 2025 yang mengharuskannya menjalani operasi serta proses pemulihan yang panjang.
Apresiasi dari BAM untuk Ng Tze Yong
Presiden BAM, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, memberikan penghargaan atas kontribusi Ng terhadap bulu tangkis Malaysia dan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh sang pemain di kancah internasional. "Tze Yong telah menjadi bagian penting dari skuad nasional dan mewakili Malaysia dengan penuh kebanggaan di tingkat internasional. Meskipun cedera memengaruhi perjalanan kariernya, ketangguhannya selama proses pemulihan sangatlah dihargai," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Ia juga menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah diskusi yang matang antara BAM dan Ng. "Setelah diskusi mendalam, kedua belah pihak sepakat bahwa ini adalah langkah terbaik pada tahap ini. Mewakili BAM, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesannya di masa depan," katanya.
Fokus Ng Tze Yong pada Pemulihan
Ng Tze Yong juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAM, Institut Olahraga Nasional, pelatih, staf pendukung, rekan setim, sponsor, dan para penggemar yang telah memberinya dukungan selama berkarier di tim nasional. Saat ini, prioritasnya adalah pemulihan fisik. Ng menyatakan bahwa ia akan mengambil jeda dari kompetisi untuk fokus pada rehabilitasi sebelum merencanakan langkah selanjutnya sebagai pemain independen. "Untuk saat ini, fokus saya adalah pulih sepenuhnya dan mengembalikan kebugaran. Saya akan rehat sejenak dari kompetisi untuk melanjutkan rehabilitasi sebelum kembali ke lapangan," ujarnya.
Dalam sebuah pesan di Instagram, Ng mengenang perjalanan 13 tahun bersama BAM dan Institut Olahraga Nasional, menggambarkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang tak terlupakan. Ia berterima kasih kepada BAM karena telah membantunya berkembang dari seorang pemain muda penuh impian menjadi atlet yang lebih matang. Ng juga mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diterimanya selama masa-masa sulit dalam kariernya.
Ng Tze Yong menegaskan bahwa ia akan melanjutkan kariernya sebagai pemain independen sembari tetap fokus pada pemulihan. "Saat saya memulai babak baru ini, saya akan melanjutkan karier sebagai pemain independen sembari fokus pada pemulihan. Saya merasa termotivasi, bersemangat, dan bertekad untuk kembali dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya," tulisnya. Ia menutup pesannya dengan menyatakan bahwa ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah babak baru.
Perjalanan Karier yang Dihantui Cedera
Keputusan Ng untuk meninggalkan BAM diambil setelah beberapa musim yang menunjukkan potensi besar sekaligus tantangan fisik yang dihadapinya. Di antara pencapaian pentingnya adalah medali perak di nomor tunggal putra dan medali emas di nomor beregu campuran pada Commonwealth Games 2022 di Birmingham. Ia juga merupakan bagian dari tim Malaysia yang meraih emas di Kejuaraan Beregu Asia 2022 serta berkontribusi dalam keberhasilan Malaysia meraih medali perunggu di Piala Sudirman pada tahun 2021 dan 2023.
Prestasi tersebut menjadikannya salah satu pemain kunci dalam kategori tunggal putra Malaysia, terutama saat negara tersebut berusaha memperkuat kedalaman skuad di belakang para pemain senior. Namun, serangkaian cedera menghalangi kemampuannya untuk mempertahankan momentum yang konsisten di ajang BWF World Tour. Masalah punggung pada tahun 2024 dan cedera ACL pada tahun 2025 memaksanya untuk menjalani pemulihan yang panjang, yang mengganggu laju kariernya yang sebelumnya sangat menjanjikan.
Langkah Ng Tze Yong untuk beralih menjadi pemain independen menandai perubahan signifikan dalam peta persaingan tunggal putra Malaysia. Meskipun saat ini ia fokus pada pemulihan, keputusan untuk melanjutkan karier sebagai pemain independen memberikan harapan bagi penggemar untuk menyaksikan kembalinya ia ke arena kompetisi ketika sudah siap. Kesabaran menjadi prioritas utama, dan jika Ng mampu pulih dengan baik, karier independennya bisa menjadi awal baru serta kesempatan untuk menemukan kembali performa terbaiknya yang pernah membawanya ke peringkat 15 besar dunia.