Pemain bulu tangkis tunggal putra, Ng Tze Yong, telah memutuskan untuk meninggalkan tim nasional Malaysia mulai tanggal 30 Juni mendatang. Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan antara dirinya dan Badan Bulu Tangkis Malaysia (BAM) yang menilai bahwa langkah untuk menjadi pemain independen adalah yang terbaik bagi perkembangan kariernya.
Ucapan Terima Kasih dari BAM
Presiden BAM, Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz, menyampaikan rasa terima kasih kepada Ng Tze Yong, yang kini berusia 26 tahun, atas kontribusinya selama ini. "Tze Yong telah menjadi anggota penting tim nasional dan telah mewakili Malaysia dengan bangga di panggung internasional. Meskipun cedera sayangnya mengganggu kemajuannya dalam beberapa tahun terakhir, ketahanannya selama proses rehabilitasi sangat terpuji," ungkap Tengku Zafrul dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa setelah diskusi mendalam, kedua belah pihak sepakat bahwa keputusan ini adalah yang terbaik untuk tahap karier Tze Yong saat ini.
Lebih lanjut, Tengku Zafrul menyatakan, "Atas nama BAM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tze Yong atas kontribusinya kepada bulu tangkis Malaysia dan mendoakan kesehatan yang baik serta kesuksesan yang berkelanjutan dalam usaha-usahanya di masa mendatang."
Prestasi dan Tantangan yang Dihadapi
Ng Tze Yong telah menjadi bagian dari tim junior nasional sejak tahun 2014 dan mencapai peringkat dunia tertinggi di posisi ke-14 pada November 2023. Ia juga berhasil meraih medali perak di Commonwealth Games 2022 serta medali emas dalam kategori tim campuran. Selain itu, ia merupakan bagian dari skuad yang meraih gelar juara di Kejuaraan Beregu Asia 2022 dan tampil di Piala Sudirman pada tahun 2021 dan 2023, di mana Malaysia meraih medali perunggu.
Namun, kemajuan kariernya terhambat oleh operasi punggung yang dijadwalkan pada tahun 2024 dan operasi ligamen anterior cruciate pada tahun 2025, yang membuatnya absen dari kompetisi selama lebih dari dua tahun.
Ng Tze Yong juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAM, pelatih, staf pendukung, dan rekan-rekan setimnya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada BAM atas kesempatan, bimbingan, dan dukungan yang telah saya terima selama bertahun-tahun. Mewakili Malaysia selalu menjadi suatu kehormatan dan saya berterima kasih kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan saya," ujarnya.
Ia menambahkan, "Untuk saat ini, prioritas saya adalah pulih sepenuhnya dan mendapatkan kembali kebugaran saya. Saya akan mengambil waktu istirahat dari kompetisi untuk fokus pada rehabilitasi sebelum kembali ke lapangan, dan saya menantikan babak selanjutnya dalam karier saya."