Menteri Pertahanan Sudan, Letjen Hassan Daoud Kayan, menegaskan bahwa Sudan merupakan sahabat sejati bagi Indonesia. Ia menekankan bahwa hubungan antara kedua negara harus dijaga tanpa adanya gangguan dari pihak manapun. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa musuh Indonesia juga merupakan musuh bagi Sudan.
"Sesungguhnya Indonesia dan Sudan adalah negara yang sangat bersahabat lama. Maka semuanya yang memusuhi Indonesia adalah musuh dari Sudan, dan musuh Sudan adalah musuh dari Indonesia. Kita akan bersama-sama dalam kebaikan ini," ungkap Hassan saat konferensi pers di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/9/2026).
Kunjungan ke Indonesia dan Kerja Sama Pertahanan
Hassan menyatakan bahwa kunjungannya ke Indonesia didasari oleh banyak kesamaan antara kedua negara. Ia juga menyoroti bahwa Sudan memberikan sejumlah beasiswa kepada mahasiswa Indonesia untuk belajar di negaranya. Pembicaraan dengan Menteri Pertahanan RI berlangsung dengan produktif, dan ia berharap untuk memperkuat kerja sama, terutama di bidang pertahanan.
"Kami dikumpulkan di sini karena kesamaan agama, budaya, dan kami juga banyak memberikan beasiswa kepada alumni-alumni Indonesia yang pernah belajar di International University of Africa di Khartoum, Sudan," jelasnya.
Hubungan Rakyat Sudan dan Indonesia
Hassan mengungkapkan bahwa masyarakat Sudan memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap masyarakat Indonesia. "Masyarakat Sudan sangat mencintai masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihan Indonesia, maka dari itu kami datang ke sini banyak melakukan kerja sama sehingga masyarakat Sudan dan Indonesia dapat memanfaatkan langsung dari kerja sama dua negara ini," tuturnya.
Dengan pernyataan tersebut, Hassan menunjukkan komitmen Sudan untuk terus menjalin hubungan yang lebih erat dan saling menguntungkan dengan Indonesia.