JAKARTA – Abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi Gunung Anak Krakatau kini telah terpantau mencapai berbagai daerah di Jabodetabek. Kejadian ini mungkin mengejutkan banyak orang karena jarak antara Gunung Anak Krakatau dan Jakarta cukup jauh. Pertanyaannya adalah, bagaimana abu vulkanik tersebut bisa menyebar sejauh itu? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Penyebab Penyebaran Abu Vulkanik
Jawaban dari fenomena ini terletak pada beberapa faktor, yaitu ketinggian kolom erupsi, ukuran partikel abu, serta arah angin yang ada di atmosfer. Menurut analisis citra satelit yang dilakukan pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Data Sebaran dan Arah Pergerakan
Salah satu klaster terdeteksi berada pada ketinggian sekitar 20.000 kaki dan bergerak menuju arah timur laut hingga selatan. Rute ini mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, yang menjelaskan mengapa masyarakat di daerah tersebut dapat merasakan dampak dari erupsi ini.