Tuesday, 08 September 2026
Teknologi

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Terhadap Penerbangan

Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau menjadi ancaman serius bagi penerbangan, karena dapat mengganggu mesin pesawat. Artikel ini menjelaskan mengapa material ini berbahaya bagi keselamatan penerbang...

J
Jonathan Michael
08 September 2026 6 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Abu vulkanik yang berasal dari Gunung Anak Krakatau bukan hanya sekadar debu yang membuat langit tampak tidak jelas. Bagi dunia penerbangan, material ini merupakan ancaman serius karena dapat memengaruhi kinerja mesin pesawat. Lalu, apa yang menyebabkan abu vulkanik ini dapat membuat pesawat dilarang terbang? Artikel ini akan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Abu vulkanik terdiri dari partikel-partikel kecil yang berasal dari batuan, mineral, dan kaca vulkanik. Ukuran partikel yang sangat halus memungkinkan material ini terbawa oleh angin hingga jarak yang cukup jauh dari lokasi gunung api. Masalah mulai muncul ketika pesawat melewati area yang mengandung abu vulkanik.

Risiko Terhadap Mesin Pesawat

Partikel abu vulkanik dapat terhisap ke dalam mesin jet pesawat. Mengingat suhu di dalam mesin sangat tinggi, sebagian dari material kaca vulkanik ini dapat meleleh dan menempel pada komponen mesin. Endapan tersebut dapat mengganggu aliran udara di dalam mesin, yang pada gilirannya menurunkan kinerjanya. Dalam situasi tertentu, mesin pesawat bahkan dapat mengalami kehilangan pembakaran atau flameout, yang menyebabkan daya dorong pesawat berkurang atau hilang sama sekali.

Keselamatan Penerbangan di Tengah Ancaman Vulkanik

Oleh karena itu, penting bagi otoritas penerbangan untuk memantau aktivitas vulkanik dan kondisi cuaca dengan seksama. Dengan memahami bahaya yang ditimbulkan oleh abu vulkanik, langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan dan mencegah insiden yang tidak diinginkan.

// Artikel Terkait