Wednesday, 12 August 2026
Teknologi

Mengenal Detoks Media Sosial: Berapa Lama yang Diperlukan?

Detoks media sosial menjadi solusi bagi mereka yang merasa tertekan atau kecanduan dengan aktivitas online. Namun, berapa lama waktu yang diperlukan untuk merasakan manfaatnya?

N
Ni Luh Ayu Sari
11 August 2026 7 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Detoks media sosial merupakan langkah yang dapat diambil ketika seseorang mulai merasakan kelelahan, kejenuhan, kecemasan, atau ketergantungan terhadap aktivitas di dunia maya. Pertanyaannya adalah, berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan detoks media sosial agar manfaatnya dapat dirasakan?

Dokter dan influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan bahwa durasi detoks media sosial yang ideal dapat bervariasi dalam setiap penelitian. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa jeda dari media sosial selama 1 hingga 2 minggu dapat memberikan hasil yang positif. “Media sosial memang bisa memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental. Durasi detoks yang optimal bervariasi antar penelitian, namun sebagian menyebutkan durasi satu sampai dua minggu,” ungkap dr. Adam.

Metode Detoks yang Beragam

Detoks media sosial tidak selalu berarti harus menghapus semua aplikasi yang ada. Seseorang dapat melakukan jeda dengan cara mengurangi frekuensi mengakses media sosial, mematikan notifikasi, atau menetapkan waktu tertentu untuk tidak menggunakan aplikasi tersebut.

Fakta Penting tentang Durasi Detoks

Salah satu fakta penting mengenai detoks media sosial adalah tidak adanya durasi yang dapat dianggap sebagai standar untuk semua orang. Menurut penjelasan dr. Adam, durasi yang disarankan dalam penelitian bervariasi, tetapi banyak yang merekomendasikan periode 1 hingga 2 minggu sebagai waktu yang efektif.

// Artikel Terkait