Saturday, 27 June 2026
Olahraga

Man Wei Chong Memulai Babak Baru Bersama Soh Wooi Yik

Man Wei Chong mengungkapkan bahwa perpisahannya dengan Tee Kai Wun merupakan kejutan, namun ia kini fokus pada peluang baru bersama Soh Wooi Yik. Setelah pulih dari cedera, ia optimis tentang kemitraa...

J
Jonathan Michael
25 June 2026 12 pembaca
Man Wei Chong-Herry IP-Tee Kai Wun/[Foto:Thestar]
Man Wei Chong-Herry IP-Tee Kai Wun/[Foto:Thestar]

Man Wei Chong mengakui bahwa keputusan untuk berpisah dari Tee Kai Wun, pasangannya yang telah lama berkolaborasi, datang sebagai sebuah kejutan. Namun, pemain ganda putra nasional ini memilih untuk lebih fokus pada peluang yang ada daripada terjebak dalam ketidakpastian saat bersiap memulai fase baru bersama Soh Wooi Yik.

Setelah kembali berlatih pasca cedera yang menghambatnya sejak Piala Thomas, Man Wei Chong merasa bahwa tidak ada gunanya memikirkan keputusan yang telah diambil. Ia bertekad untuk memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang mungkin menjadi salah satu kemitraan paling penting dalam kariernya. "Saya baru mengetahuinya cukup terlambat," ungkap Wei Chong. "Saat itu, saya tidak berlatih karena cedera, jadi saya mendengarnya dari rekan satu tim saya."

Perubahan Strategis Menjelang Olimpiade

Perombakan yang diumumkan oleh Asosiasi Tenis Malaysia (BAM) pekan lalu memisahkan pasangan ganda putra peringkat 3 dunia, Aaron Chia-Wooi Yik, dan peringkat 6 dunia, Wei Chong-Kai Wun, sebagai bagian dari strategi yang lebih luas menjelang Olimpiade Los Angeles 2028. Meskipun langkah ini menimbulkan banyak perdebatan, Wei Chong memilih untuk mempercayai penilaian pelatih ganda putra nasional, Herry Iman Pierngadi, yang memiliki rekam jejak dalam membangun pasangan ganda putra yang sukses.

"Pelatih Herry IP memiliki banyak pengalaman dan telah menghasilkan banyak pasangan yang sukses sebelumnya," kata Wei Chong. "Kami menghormati keputusannya dan mempercayai prosesnya."

Peluang Belajar dari Soh Wooi Yik

Pemain berusia 26 tahun ini juga melihat kemitraan dengan Soh Wooi Yik sebagai kesempatan berharga untuk belajar dari salah satu pemain ganda terkemuka di Malaysia. Soh Wooi Yik, yang bersama Aaron, menjadi juara dunia ganda putra pertama negara tersebut pada tahun 2022 dan telah meraih medali perunggu Olimpiade berturut-turut. "Wooi Yik adalah salah satu pemain ganda putra terbaik di Malaysia dan dia telah mencapai banyak hal dalam kariernya," tambah Wei Chong. "Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi saya untuk belajar darinya. Para pelatih telah menaruh kepercayaan pada saya, jadi saya harus melakukan yang terbaik."

Namun, sebelum sepenuhnya fokus pada pengembangan chemistry dengan pasangan barunya, Man Wei Chong harus menyelesaikan proses pemulihannya setelah hampir dua bulan tidak mengikuti kompetisi. Ia mengungkapkan bahwa ia baru saja kembali berlatih tanding minggu ini dan merasa lega karena tidak merasakan sakit selama latihan. "Sekarang saya merasa jauh lebih baik," ujarnya. "Saya sudah mulai berlatih sparing lagi dan kondisinya terasa baik. Saya tidak merasakan sakit setelah latihan, jadi itu pertanda positif."

Menariknya, Wooi Yik telah menunjukkan potensi kecocokan antara mereka beberapa bulan sebelum perombakan BAM. Dalam sebuah wawancara di Astro Arena pada bulan Maret, Wooi Yik membandingkan gaya bermain Wei Chong dengan bintang ganda India, Chirag Shetty, dan mencatat bahwa keduanya memiliki atribut fisik yang serupa. "Dia bermain seperti Chirag Shetty. Tinggi badan kami hampir sama," jelas Wooi Yik saat itu.

Dengan tinggi masing-masing 1,85m dan 1,82m, kombinasi antara Wooi Yik dan Wei Chong dianggap tidak lazim dalam standar ganda putra, di mana kemitraan sering kali dibangun berdasarkan gaya dan profil fisik yang kontras. Diperkirakan, Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik akan melakukan debut mereka di Japan Open 2026 pada 14-19 Juli, sebelum melanjutkan ke China Open seminggu setelahnya, dengan Taiwan Open dan Korea Open juga termasuk dalam jadwal mereka.

Bulan-bulan mendatang akan menjadi waktu yang krusial bagi kemitraan baru ini. Berdasarkan peraturan BWF, pasangan yang baru dibentuk diizinkan menggunakan ketentuan peringkat yang disesuaikan untuk sejumlah turnamen terbatas sebelum harus sepenuhnya bergantung pada poin peringkat yang telah mereka kumpulkan sendiri. Pada akhir rangkaian turnamen Eropa di bulan Oktober, akan terlihat lebih jelas apakah langkah terbaru BAM ini berhasil menemukan calon peserta Olimpiade sejati — dan apakah Wei Chong dan Wooi Yik mampu menjadi salah satu pasangan ganda putra terkemuka Malaysia dalam perjalanan menuju Los Angeles 2028.

// Artikel Terkait