Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal dan Low Zi Yu menorehkan sejarah baru bagi Malaysia dengan meraih medali emas ganda campuran pada Kejuaraan Asia Junior 2026. Kemenangan ini diraih pada hari Minggu, 5 Juli, di Gimnasium Umum Kota Yatsushiro, Kyushu, Jepang, setelah pasangan unggulan kedua ini mengalahkan Zheng Weigang dan Li Menghan dari Tiongkok dengan skor 21-15, 22-20 dalam waktu 43 menit.
Gelaran ini menjadi momen bersejarah bagi Malaysia, karena terakhir kali mereka meraih gelar ganda campuran adalah pada tahun 2007 lewat pasangan Tan Wee Kiong dan Woon Khe Wei di Kuala Lumpur. Selain medali emas, Zi Yu juga membawa pulang medali perunggu di ganda putri setelah berjuang melawan pasangan Jepang, Aoi Banno dan Yuzu Ueno, di semifinal.
Pencapaian Gemilang
Kemenangan ini merupakan gelar pertama bagi Malaysia di kejuaraan tersebut sejak Leong Jun Hao meraih gelar tunggal putra pada tahun 2017. Zi Yu, yang sebelumnya dua kali menjadi runner-up ganda putri junior dunia pada tahun 2024 dan 2025, kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu atlet muda berbakat di negara ini.
Pasangan ganda campuran Malaysia ini berhasil bangkit dari ketertinggalan 12-6 di game kedua, menunjukkan ketenangan dan fokus yang lebih baik dibandingkan lawan mereka untuk memastikan kemenangan dalam tiga game langsung. Dengan pencapaian ini, mereka menjadi pasangan ganda campuran Malaysia kedua yang berhasil meraih gelar Junior Asia setelah Tan Wee Kiong dan Woon Khe Wei pada tahun 2007.
Komentar dari Zi Yu
"Pertandingan itu sangat sulit, tetapi kami lebih sabar daripada mereka. Pada kedudukan 20-20 di gim kedua, kami tetap lebih fokus daripada lawan kami. Itu adalah pertandingan yang menegangkan, dan kami senang bisa menang," ungkap Zi Yu yang berusia 16 tahun.
Zi Yu juga menambahkan, "Saya tidak perlu membimbing rekan saya karena Redzuan adalah pemain yang sangat kuat. Yang perlu saya lakukan hanyalah fokus untuk memberikan yang terbaik. Setiap kali kami melakukan kesalahan, kami saling menyemangati."