Tuesday, 07 July 2026
Olahraga

Keberhasilan Low Zi Yu Menjadi Kunci Kemenangan di Kejuaraan Asia Junior 2026

Low Zi Yu berhasil menunjukkan bakatnya dengan meraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Asia Junior 2026 bersama Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal, mengakhiri penantian Malaysia selama delapan tahun untuk j...

J
Jonathan Michael
06 July 2026 13 pembaca
Ahmad Rezquan-Low Zi Yu/[Foto:NST]
Ahmad Rezquan-Low Zi Yu/[Foto:NST]

Talenta luar biasa tidak dapat disembunyikan dalam waktu yang lama, dan Low Zi Yu akhirnya membuktikan kemampuannya di arena internasional dengan meraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Asia Junior 2026. Ia berpasangan dengan Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal dan berhasil mengalahkan pasangan Tiongkok, Zheng Wei Gang dan Li Meng Han, dalam final yang berlangsung di Yatsushiro, Jepang, pada hari Minggu.

Malaysia merayakan kemenangan ini setelah menanti selama delapan tahun untuk meraih gelar di kejuaraan junior Asia, berkat penampilan tenang Zi Yu dan Redzuan yang mengalahkan lawan mereka dengan skor 21-15, 22-20 dalam pertandingan yang berlangsung selama 43 menit di Gimnasium Umum Kota Yatsushiro. Ini menjadi gelar pertama Malaysia di kejuaraan tersebut sejak Leong Jun Hao meraih gelar tunggal putra pada tahun 2017.

Pencapaian Bersejarah bagi Malaysia

Low Zi Yu, yang sebelumnya pernah menjadi runner-up ganda putri junior dunia pada tahun 2024 dan 2025, kembali menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Malaysia. Pasangan ini berhasil bangkit dari ketertinggalan 12-6 di game kedua dan tetap tenang untuk meraih kemenangan dalam dua game langsung. Dengan kemenangan ini, mereka menjadi pasangan ganda campuran Malaysia kedua yang berhasil meraih gelar Junior Asia, setelah Tan Wee Kiong dan Woon Khe Wei pada tahun 2007.

"Pertandingan itu sangat sulit, tetapi kami lebih sabar daripada mereka. Pada kedudukan 20-20 di gim kedua, kami tetap lebih fokus daripada lawan kami. Itu adalah pertandingan yang menegangkan, dan kami senang bisa menang," ungkap Zi Yu yang berusia 16 tahun.

Kemitraan yang Kuat di Lapangan

Zi Yu menambahkan bahwa ia tidak perlu membimbing Redzuan karena rekan setimnya itu adalah pemain yang sangat kuat. "Yang perlu saya lakukan hanyalah fokus untuk memberikan yang terbaik. Setiap kali kami melakukan kesalahan, kami saling menyemangati," jelasnya.

Redzuan juga memberikan pujian kepada Zi Yu, menyebut kecerdasan permainan Zi Yu sebagai salah satu faktor utama kemajuan mereka berdua. "Awalnya agak sulit, tetapi kami meningkatkan pemahaman kami melalui latihan. Zi Yu adalah pemain yang sangat cerdas dan selalu tahu apa yang harus dilakukan. Itu membuat bermain dengannya menjadi lebih mudah," kata Redzuan.

Pelatih junior nasional, Hazwan Jamaluddin, mengapresiasi penampilan kedua pemain tersebut, yang berhasil menyamai prestasi yang diraih oleh pasangan Wee Kiong dan Khe Wei 18 tahun lalu. Hazwan menyoroti peran Zi Yu yang konsisten menciptakan peluang bagi Redzuan untuk menyelesaikan reli dengan smash yang kuat. "Ini adalah pencapaian luar biasa karena memenangkan gelar Junior Asia tidak pernah mudah. Ini baru gelar ganda campuran kedua Malaysia, yang menunjukkan tekad mereka," ungkap Hazwan.

Low Zi Yu sebelumnya juga berusaha meraih kemenangan di ganda putri, tetapi perjalanan bersama Genevie Lim terhenti di semifinal. Gelar ganda campuran ini diharapkan dapat memberikan dorongan kepercayaan diri menjelang Kejuaraan Dunia Junior yang akan berlangsung di Kairo pada 5-17 Oktober mendatang. Pasangan ini berharap untuk menjadi juara ganda campuran Malaysia pertama di Kejuaraan Dunia Junior sejak Lim Khim Wah dan Ng Hui Lin meraih gelar tersebut di Auckland pada tahun 2007.

// Artikel Terkait