Saturday, 05 September 2026
Olahraga

Lima Pasangan Ganda Malaysia Melaju ke Perempat Final China Masters 2026

Pasangan ganda putra Malaysia, Soh Wooi Yik dan Aaron Tai, menunjukkan performa mengesankan di China Masters 2026, di mana lima pasangan dari negara tersebut berhasil mencapai perempat final.

A
Agung Maulana
04 September 2026 7 pembaca
Soh Wooi Yik-Aaron Tai/[Foto:AFP]
Soh Wooi Yik-Aaron Tai/[Foto:AFP]

Shenzhen, China: Pada hari Kamis, pasangan ganda putra Malaysia yang baru, Soh Wooi Yik dan Aaron Tai, melanjutkan penampilan yang mengesankan di turnamen China Masters 2026. Dalam ajang BWF World Tour Super 750 ini, kejutan besar juga terjadi ketika Jonatan Christie, pemain tunggal putra peringkat satu dunia, tersingkir oleh Jason Gunawan, pemain muda asal Hong Kong. Malaysia berhasil meraih hasil positif di nomor ganda, dengan lima pasangan, termasuk Soh-Aaron, Tee Kai Wun/Yap Roy King, Nur Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, melaju ke perempat final.

Namun, perjalanan ganda putri Malaysia harus terhenti setelah Pearly Tan-Thinaah Muralitharan dan Low Zi Yu-Noraqilah Maisarah tersingkir di babak kedua. Soh Wooi Yik dan Aaron Tai menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan pasangan Tiongkok peringkat 10 dunia, Chen Boyang dan Liu Yi, dalam waktu 40 menit dengan skor 21-13, 21-18 di babak 16 besar. Ini merupakan kemenangan kedua mereka di Shenzhen setelah sebelumnya berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan pasangan Jepang, Hiroki Okamura dan Kyohei Yamashita, dengan skor 18-21, 21-12, 21-15 di babak pertama.

Kemampuan Aaron Tai yang Menonjol

Aaron Tai, yang baru berusia 19 tahun, terus mencuri perhatian dengan penampilannya. Ia sebelumnya berpasangan dengan Aaron Chia di Taipei Open dan berhasil mencapai final ganda putra. Kini, bersama Soh Wooi Yik, ia semakin menunjukkan kemampuannya untuk bersaing di level tertinggi bulu tangkis internasional. Pasangan ini akan menghadapi pasangan Tiongkok lainnya, Ren Xiang Yu dan He Ji Ting, di perempat final setelah pasangan tuan rumah itu mengalahkan Hu Ke Yuan dan Lin Xiang Yi.

Keberhasilan Tee Kai Wun dan Yap Roy King

Pasangan ganda putra Malaysia lainnya, Tee Kai Wun dan Yap Roy King, juga berhasil melaju ke perempat final dengan kemenangan dua set langsung atas pemain Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, dengan skor 21-16, 21-19. Mereka akan bertemu Takumi Nomura dan Yuichi Shimogami dari Jepang dalam upaya untuk meraih tempat di semifinal China Masters 2026. Keberhasilan ini menandakan bahwa dua pasangan ganda putra Malaysia yang baru diuji coba telah berhasil mencapai perempat final di ajang Super 750.

Pasangan independen Nur Azriyn Ayub dan Tan Wee Kiong juga memastikan tempat mereka di perempat final setelah melewati pertandingan ketat melawan sesama warga negara, Chia Weijie dan Teo Ee Yi, dengan skor 21-18, 16-21, 21-17. Kemenangan ini melanjutkan performa positif bagi Tan dan pasangannya setelah sebelumnya menyingkirkan pasangan eksperimental Malaysia, Aaron Chia dan Man Wei Chong.

Ganda Putri Malaysia Tersingkir

Kampanye ganda putri Malaysia berakhir dengan kekecewaan setelah Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan kalah tipis dari pasangan Thailand, Benyapa dan Nuntakarn Aimsaard. Setelah mendapatkan bye di babak pertama, mereka harus berjuang selama 67 menit sebelum akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-17, 19-21. Kekalahan ini sangat mengecewakan karena merupakan kekalahan beruntun kedua mereka dari kakak beradik asal Thailand tersebut, yang sebelumnya juga mengalahkan mereka di Singapore Open bulan Mei.

Low Zi Yu dan Noraqilah Maisarah juga harus mengakhiri perjalanan mereka di babak kedua setelah kalah dari pasangan peringkat 4 dunia dari Tiongkok, Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian, dengan skor 21-13, 21-16 dalam waktu 39 menit. Pertandingan ini memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda Malaysia dalam menghadapi salah satu pasangan ganda putri terkuat di dunia.

Kejutan dari Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing

Salah satu cerita menarik di Shenzhen adalah keberhasilan Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing, pasangan ganda campuran independen yang memasuki turnamen dengan peringkat dunia 85. Mereka berhasil mengalahkan dua lawan dengan peringkat lebih tinggi, termasuk pasangan Hong Kong peringkat 25 dunia, Chan Yin Chak dan Ng Tsz Yau, di babak pertama. Hoo dan Lai kemudian mengejutkan unggulan keenam, pasangan Tiongkok Cheng Xing dan Zhang Chi, dengan skor 24-22, 21-19, dan melaju ke perempat final.

Pasangan Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie juga berhasil mencapai perempat final setelah mengalahkan pasangan Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito, dengan skor 21-14, 19-21, 21-10. Sebagai unggulan kedelapan di Shenzhen, mereka akan menghadapi Gao Jia Xuan dan Wu Meng Ying dari Tiongkok, yang juga berhasil melaju ke perempat final setelah memenangkan pertandingan melawan unggulan ketiga, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin.

// Artikel Terkait