Kebiasaan buruk menjadi faktor penyebab kekalahan bagi pasangan ganda putri Indonesia, Pearly Tan dan M Thinaah, saat mereka tersingkir dari turnamen China Masters 2026 yang berlangsung di Shenzhen Arena. Pearly mengungkapkan, “Itu sudah menjadi kebiasaan – semua kesalahan sederhana di lapangan.”
Pasangan yang menduduki peringkat 5 dunia tersebut berusaha keras melawan duo Thailand, Benyapa Aimsaard dan Nuntakarn Aimsaard, namun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16-21, 21-17, 19-21 dalam pertandingan babak kedua yang berlangsung selama 67 menit. Kekalahan ini menambah daftar eliminasi awal yang dialami oleh pasangan berpengalaman ini, setelah sebelumnya mereka juga tersingkir di babak kedua Kejuaraan Dunia di India sebelum mengikuti Masters.
Perlunya Perubahan Segera
Menjelang Olimpiade Aichi-Nagoya yang akan dimulai pada 19 September, Pearly menyadari pentingnya melakukan perubahan. Ia berharap, “Semoga kita bisa menerapkan beberapa perubahan dalam dua minggu ke depan.” Ia menambahkan, “Sisi positifnya adalah kita sekarang memiliki pemahaman yang jelas tentang area-area yang membutuhkan perbaikan. Kita perlu lebih agresif dan kita akan bekerja keras untuk menerapkannya sebelum Asian Games.”
Keberhasilan Pasangan Profesional Lainnya
Sementara itu, pasangan profesional Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing berhasil menarik perhatian dengan menyingkirkan unggulan keenam, Cheng Xing dan Zhang Chi dari Tiongkok, dengan skor 24-22, 21-19 dalam waktu 48 menit, memastikan tempat mereka di perempat final. Kemenangan ini menjadi pembalasan manis bagi Pang Ron yang berusia 28 tahun dan Pei Jing yang berusia 34 tahun, setelah sebelumnya mereka kalah dari pasangan Tiongkok di Malaysian Masters pada bulan Maret.
Selanjutnya, mereka akan menghadapi pasangan Taiwan, Liu Kuang-heng dan Hsu Yin-hui, yang saat ini berada di peringkat 48 dunia, di perempat final. Selain itu, Goh Soon Huat dan Shevon Lai Jemie juga berhasil melaju ke perempat final setelah mengalahkan pasangan Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito, dengan skor 21-14, 19-21, 21-10.