Sunday, 14 June 2026
Teknologi

Lexar Inovasi Penyimpanan AI untuk Era Baru Teknologi

Perkembangan kecerdasan buatan telah mendorong Lexar untuk menciptakan AI Storage Core, sebuah solusi penyimpanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perangkat berbasis AI yang semakin kompleks.

A
Arya Satya Sasmita
11 June 2026 7 pembaca
Lexar Inovasi Penyimpanan AI untuk Era Baru Teknologi
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Kemajuan dalam kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam teknologi penyimpanan data. Dengan pergeseran komputasi AI dari cloud menuju edge, perangkat seperti AI PC, kendaraan cerdas, dan sistem robotika kini dihadapkan pada tantangan penyimpanan yang semakin rumit. Metode penyimpanan tradisional dianggap tidak lagi mampu mengikuti perkembangan perangkat berbasis AI. Hal ini menyebabkan bandwidth dan responsivitas penyimpanan menjadi hambatan utama dalam mendukung kinerja perangkat AI generasi terbaru.

Berdasarkan proyeksi dari Gartner, pengiriman AI PC diperkirakan akan mencapai 143 juta unit pada tahun 2026, yang mencakup lebih dari setengah pangsa pasar PC global. Menanggapi tren ini, Lexar telah mengembangkan AI Storage Core, sebuah fondasi penyimpanan baru yang dibangun di atas tiga pilar utama: Performa, Keandalan, dan Fleksibilitas. Teknologi ini merupakan langkah awal bagi Lexar untuk memasuki era penyimpanan AI di tingkat konsumen.

Performa Tinggi untuk Pemrosesan Data AI

Dari segi performa, Lexar AI Storage Core menawarkan kecepatan baca dan tulis berurutan yang tinggi, yang sangat penting untuk mendukung pemrosesan data AI dalam skala besar. Perusahaan ini juga melakukan optimasi pada I/O blok kecil (512B) serta berkolaborasi dengan sistem host melalui lapisan SLC Boost dan Read Cache untuk mempercepat pemuatan Large Language Model (LLM), pembuatan gambar generatif, dan berbagai tugas AI real-time lainnya.

Keandalan dalam Berbagai Kondisi Ekstrem

Dalam hal keandalan, perangkat ini dirancang menggunakan teknologi paket terintegrasi Longsys yang memberikan perlindungan terhadap debu, air, guncangan, dan radiasi. Beberapa model yang akan datang bahkan dirancang untuk beroperasi dalam suhu ekstrem, antara -40°C hingga 85°C, sehingga sangat cocok untuk aplikasi di kendaraan otonom, robotika luar ruangan, dan berbagai aplikasi kritis lainnya.

// Artikel Terkait