Leong Jun Hao harus mengakui kekalahannya di babak pertama Denmark Open 2026 setelah menghadapi Koki Watanabe dari Jepang. Pertandingan yang berlangsung di Odense pada hari Selasa itu berakhir dengan skor 21-6, 21-19 dalam waktu 40 menit, di mana Jun Hao, yang berada di peringkat 30 dunia, tidak dapat mengatasi permainan Watanabe yang menempati peringkat 16 dunia.
Pendekatan Defensif yang Merugikan
Jun Hao mengakui bahwa strategi defensif yang diterapkannya di game pertama menjadi faktor yang merugikan. Meskipun ia berusaha meningkatkan tempo di game kedua, hal itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan. "Setelah Asian Games, saya memulihkan diri dan mempersiapkan diri untuk Denmark Open selama sekitar satu minggu. Semuanya tampak baik-baik saja, tetapi saya tidak puas dengan penampilan saya hari ini," ungkap Jun Hao. Ia menambahkan, "Saya lambat dan terlalu defensif di pertandingan pertama. Di pertandingan kedua, saya mencoba meningkatkan tempo dan menggerakkannya di setiap poin."
Harapan untuk Turnamen Selanjutnya
Setelah berhasil mengalahkan Jonatan Christie, pemain peringkat 4 dunia saat itu, di Asian Games, ekspektasi terhadap Jun Hao cukup tinggi. Namun, ia memulai pertandingan melawan Watanabe dengan lambat dan kalah telak di game pembuka. Meskipun sempat unggul di beberapa tahap game kedua, Jun Hao tidak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya menyerah. Ini menjadi kekalahan kedelapan Jun Hao di babak pertama sepanjang tahun ini, dan ia berharap dapat menghindari hasil serupa di Super 750 French Open yang akan berlangsung di Paris pekan depan.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Hoo Pang Ron-Lai Pei Jing yang berada di peringkat 51 dunia berhasil melewati tantangan dari pasangan Spanyol, Ruben Garcia-Lucía Rodríguez, dengan skor 21-18, 21-16 dalam waktu 37 menit. Pasangan independen ini diharapkan menunjukkan peningkatan yang signifikan agar dapat bersaing melawan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh-Supissara Paewsampran, di babak 16 besar pada hari Kamis. Di sisi lain, perjalanan pasangan independen lainnya, Wong Tien Ci-Lim Chiew Sien, harus terhenti setelah kalah dari juara All England, Ye Hong Wei-Nicole Gonzales Chan dari Taiwan, dengan skor 19-21, 21-16, 21-19 dalam waktu 55 menit.