Leong Jun Hao dan Justin Hoh, pemain tunggal putra yang saat ini berada di peringkat 31 dan 45 dunia, mendapatkan masukan berharga dari mantan pelatih mereka, Datuk Misbun Sidek. Dalam sebuah acara penandatanganan MOU dan perayaan Tonggak Sejarah Yakin Splendour yang berlangsung pada hari Selasa, Misbun menekankan bahwa untuk mencapai level tertinggi dalam bulu tangkis, tidak ada jalan pintas yang dapat diambil.
Pentingnya Latihan Intensif
Misbun mengungkapkan bahwa meskipun kedua pemain sudah memiliki dasar yang baik, mereka perlu melakukan pelatihan yang lebih intensif untuk meningkatkan performa mereka. "Jika Anda ingin menjadi juara dunia, sebenarnya tidak ada jalan pintas. Tetapi yang saya lihat adalah performa mereka masih belum cukup," ujarnya. Ia menambahkan bahwa meskipun mereka memiliki pelatih masing-masing, penting bagi mereka untuk berlatih lebih keras.
Kekhawatiran Terhadap Perkembangan Pemain
Misbun, yang telah melatih Jun Hao dan Justin selama masa perkembangan mereka, menyatakan bahwa keduanya memiliki potensi untuk bersaing di tingkat tertinggi, namun kemajuan mereka harus didukung oleh persiapan yang lebih matang. Ia juga menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi para pemain tunggal putra nasional saat ini. "Tentu saja saya khawatir. Sebagai orang luar, dan sebagai seseorang yang telah menjadi pelatih mereka untuk waktu yang lama, saya khawatir. Karena mereka semua bisa bermain," tambahnya.
Ia mencatat bahwa saat ini kedua pemain sedang dalam proses menuju kedewasaan, namun terdapat beberapa masalah dalam permainan mereka yang perlu diatasi. "Saya tidak tahu apa yang kurang, karena saya hanya melihat dari luar," jelasnya. Leong Jun Hao akan berpartisipasi untuk kedua kalinya di Asian Games yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober, sementara Justin Hoh akan melakukan debutnya di ajang tersebut.