Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, pasangan bulu tangkis ganda putra yang berstatus independen, telah menetapkan ambisi besar untuk memenangkan medali emas di Asian Games yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya pada tahun 2026. Meskipun akan menghadapi kompetisi ketat dari berbagai pasangan kelas dunia, termasuk pasangan unggulan Asosiasi Tenis Malaysia (BAM), Aaron Chia dan Tee Kai Wun, mereka tetap optimis dalam pencapaian ini yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober.
Izzuddin mengungkapkan keyakinannya, “Saya merasa kami memiliki peluang bagus meskipun akan ada banyak lawan kuat di Asian Games, tetapi kami menargetkan hasil yang tinggi. Pasti akan meraih medali emas,” saat kunjungan wakil kepala delegasi Asian Games, Azlan Iskandar, ke Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) pada hari Rabu.
Performa Konsisten Menuju Asian Games
Setelah berhasil meraih kemenangan di Super 1000 Indonesia Open dan Super 500 Indonesia Masters tahun ini, Sze Fei dan Izzuddin menunjukkan performa yang stabil. Mereka juga mencapai perempat final di Kejuaraan Dunia di New Delhi bulan lalu dan menjadi salah satu dari sedikit pasangan yang mampu mengalahkan pasangan Korea Selatan peringkat 1 dunia, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Pasangan Malaysia ini juga mencatatkan kemenangan atas Won Ho dan Seung Jae di final Indonesia Open pada bulan Juni.
Sze Fei menyatakan bahwa mereka dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi kompetisi di Jepang, meskipun ada kekhawatiran mengenai kondisi Izzuddin setelah mereka terpaksa mundur di tengah babak pertama China Masters pekan lalu. Izzuddin dilaporkan merasa tidak nyaman, namun sikap percaya diri yang ditunjukkan di ABM menunjukkan bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk meraih podium pertama di ajang besar.
“Sejauh ini, kondisi kami semua baik-baik saja setelah kembali dari China Masters,” kata Sze Fei.
Saingan di Asian Games
Di antara pesaing lainnya, terdapat juara bertahan dan pasangan peringkat 5 dunia, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty dari India, yang baru saja memenangkan China Masters, serta juara dunia yang baru dinobatkan, Liang Wei Keng dan Wang Chang (peringkat 3), dan pasangan peringkat 2 dunia dari Indonesia, Fajar Alfian dan Shohibul Fikri.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan mencapai target enam medali emas bagi Malaysia di Asian Games, Izzuddin menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat dicapai. “Setiap atlet akan memberikan yang terbaik, dan saya yakin target enam medali emas adalah target yang realistis bagi atlet Malaysia,” ujar Izzuddin.
Malaysia terakhir kali meraih medali emas di ganda putra melalui Koo Kien Keat dan Tan Boon Heong pada Games Doha 2006. Jika Sze Fei dan Izzuddin dapat mempertahankan performa mereka, mereka berpotensi menciptakan sejarah baru di Aichi-Nagoya.