Thursday, 24 September 2026
Teknologi

Kolaborasi Salesforce dan Anthropic Lahirkan Teknologi Claudeforce Berbasis AI

Salesforce dan Anthropic bekerja sama untuk menciptakan Claudeforce, sebuah teknologi yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan kemampuan penalaran Claude, guna meningkatkan efisiensi pengguna dalam...

S
Saraswati Indira Alika
28 August 2026 65 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Dalam upaya meningkatkan pengalaman pengguna, Salesforce dan Anthropic telah berkolaborasi untuk mengembangkan Claudeforce, sebuah teknologi yang mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) dengan kemampuan penalaran Claude. Teknologi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mengelola pekerjaan mereka di berbagai platform dengan lebih efisien.

Dengan integrasi ini, pengguna dapat mengakses data, alur kerja, logika bisnis, tindakan, serta tata kelola di Salesforce dengan aman. Claudeforce menawarkan pengalaman agentik yang dapat digunakan di berbagai platform tempat pengguna beroperasi. Selama bertahun-tahun, pengguna harus berurusan dengan antarmuka pengguna (UI) yang statis dan melakukan navigasi secara manual untuk menyelesaikan tugas. Namun, dengan adanya Claudeforce, agen AI dapat mengakses data, alur kerja, dan aturan secara langsung, sehingga perangkat lunak dapat berfungsi sebagai sistem yang mendukung setiap antarmuka.

Inovasi dalam Pengembangan Aplikasi

Marc Benioff, Chair and CEO Salesforce, menjelaskan dalam pernyataannya bahwa mereka telah memadukan AI dengan CRM melalui peluncuran Claudeforce, yang beroperasi di atas Salesforce menggunakan kerangka UI AIforce terbaru, serta Headless 360, Data 360, Tableau, dan Slack. "Di sini, antarmuka pengguna adalah AI," ujarnya.

Pentingnya Kecerdasan dalam Bisnis

Benioff juga menambahkan bahwa pengguna dapat membangun aplikasi khusus secara dinamis dan mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan perusahaan. Ia menekankan bahwa kecerdasan probabilistik saja tidak cukup untuk menjalankan sebuah perusahaan, sementara sistem deterministik tidak mampu bernalar dengan baik.

// Artikel Terkait