Sunday, 30 August 2026
Olahraga

Kembalinya Wong Pei Tty untuk Memperkuat Tim Ganda Putri Nasional Malaysia

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) resmi menunjuk Wong Pei Tty sebagai pelatih ganda putri baru, bersama Teo Kok Siang, untuk meningkatkan performa tim menjelang kompetisi mendatang.

I
Ilham Fadli Akbar
29 August 2026 15 pembaca
Rosman Razak di BAM/[Foto:NST]
Rosman Razak di BAM/[Foto:NST]

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah mengumumkan penunjukan Wong Pei Tty sebagai pelatih ganda putri yang baru. Mantan pemain peringkat satu dunia ini akan bekerja sama dengan pelatih kepala ganda putri, Rosman Razak. Penunjukan ini menandai kembalinya Wong Pei Tty ke dunia kepelatihan setelah masa jabatannya yang berakhir pada tahun 2020.

Selama periode pertamanya, Wong Pei Tty memiliki peranan yang signifikan dalam pengembangan pasangan ganda putri, Pearly Tan dan M Thinaah. Selain itu, BAM juga mengumumkan kembalinya Teo Kok Siang, yang sebelumnya menjadi bagian dari tim pelatih selama lima tahun sejak 2017 sebelum beralih untuk melatih pemain lain. Teo akan bertanggung jawab atas pelatihan ganda campuran.

Strategi Peningkatan Kepelatihan

Kedua pelatih tersebut akan melapor kepada direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, pada hari Selasa. BAM menekankan bahwa penunjukan Wong dan Teo sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk memperbaiki struktur kepelatihan dengan mendatangkan pelatih yang berpengalaman serta memiliki pemahaman mendalam tentang aspek teknis dan taktis permainan. Familiaritas mereka dengan struktur organisasi BAM menjadi nilai tambah dalam penunjukan ini.

Keputusan Tim Pelatih untuk Asian Games

Sementara itu, tim pelatih nasional memiliki alasan tersendiri untuk tidak memasukkan pemain ganda putra, Soh Wooi Yik, ke dalam skuad untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober. Ketua komite performa BAM, Datuk Seri Lee Chong Wei, menyatakan bahwa ia sepenuhnya menyerahkan proses seleksi kepada tim pelatih dan mendukung keputusan mereka tanpa intervensi.

Lee Chong Wei juga mengakui bahwa penggabungan Aaron Chia dengan Tee Kai Wun membawa risiko, karena kombinasi baru ini mungkin menghadapi lawan yang lebih kuat di babak awal. Namun, ia menyatakan bahwa para pelatih siap untuk bertanggung jawab atas keputusan yang diambil. Dalam situasi tersebut, tim ganda putra sedang mengalami perombakan, sehingga para pelatih harus mempertimbangkan semua opsi sebelum menentukan pasangan yang paling berpotensi meraih medali.

// Artikel Terkait