Sunday, 30 August 2026
Olahraga

James Selvaraj Mempertanyakan Keputusan Pemisahan Aaron Chia dan Soh Wooi Yik

Datuk James Selvaraj, mantan direktur kinerja tinggi Asosiasi Tenis Malaysia, mengkritik keputusan untuk memisahkan pasangan ganda Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, meminta penjelasan yang jelas mengenai l...

D
Doni Setiawan
29 August 2026 21 pembaca
Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]
Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]

Mantan direktur kinerja tinggi Asosiasi Tenis Malaysia (BAM), Datuk James Selvaraj, mengungkapkan keraguan terhadap keputusan memisahkan pasangan ganda peringkat 4 dunia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Ia menekankan pentingnya memiliki alasan yang jelas sebelum membubarkan kemitraan yang telah terbukti sukses.

Pasangan ini telah berpisah sejak Japan Open pada bulan Juli, di mana Aaron berpasangan dengan Aaron Tai, sedangkan Wooi Yik bermain bersama Man Wei Chong. Di bulan yang sama, BAM juga mengumumkan skuad untuk Asian Games, namun nama Wooi Yik tidak termasuk dalam daftar tersebut. Aaron kini akan berpasangan dengan Tee Kai Wun di Asian Games, yang berarti pasangan mantan juara dunia itu tidak akan berkesempatan untuk meraih medali emas di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober.

Pentingnya Evaluasi Sebelum Perubahan

James Selvaraj menegaskan bahwa Aaron dan Wooi Yik telah menunjukkan performa yang baik di level tertinggi dan berpendapat bahwa BAM harus mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan perubahan yang bersifat permanen. "Bagi saya, bagus jika mereka tetap bersama dan bermain. Tetapi jika para pelatih merasa ada sesuatu yang salah dengan mereka, maka mereka tahu lebih baik," ujarnya.

Ia juga menyoroti prestasi pasangan ini yang telah mencapai final Kejuaraan Dunia di New Delhi. "Lalu mengapa mereka dipisahkan? Jika Anda memisahkan sepasang pemain, pasti ada alasannya. Apakah karena mereka tidak berkinerja baik atau tidak mengikuti instruksi? Pasti ada alasannya," tambahnya.

Perlunya Pertimbangan Jangka Panjang

James Selvaraj mengungkapkan bahwa tim pelatih BAM, termasuk direktur pelatihan ganda nasional Rexy Mainaky, seharusnya dapat memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa spekulasi yang muncul dari luar sistem nasional tidak akan membantu, dan setiap keputusan harus mempertimbangkan kepentingan jangka panjang bulu tangkis di Malaysia.

Ia memperingatkan bahwa membentuk kombinasi baru dalam waktu dekat akan menjadi tantangan, terutama dengan siklus kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada 3 Mei tahun depan. "Anda pikir Anda bisa membentuk pasangan baru dalam waktu delapan hingga sembilan bulan? Itu sulit," katanya.

James percaya bahwa BAM seharusnya terus mengembangkan kombinasi ganda putra yang ada dan mengevaluasi kinerja mereka dalam beberapa turnamen mendatang sebelum mengambil langkah drastis. "Mengapa kita tidak mendorong pasangan-pasangan itu apa adanya? Beri mereka dua atau tiga turnamen lagi dan lihat apakah mereka mampu menunjukkan performa terbaik," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Malaysia memiliki banyak potensi di nomor ganda putra, termasuk pasangan independen, dan seharusnya memanfaatkan kekuatan tersebut daripada terburu-buru dalam memisahkan pasangan yang sudah terbukti kemampuannya. "Para pelatih harus memutuskan apakah yang mereka lakukan itu baik untuk bulu tangkis, baik untuk para pemain, dan baik untuk negara," tutupnya.

// Artikel Terkait