Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri KW, mengalami kekecewaan yang mendalam setelah tersingkir di babak 16 besar Asian Games 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung, Putri harus mengakui keunggulan perwakilan India, Unnati Hooda, dengan skor 19-21 dan 13-21.
Dengan status sebagai unggulan keenam dalam nomor perorangan, harapan besar disematkan kepada Putri untuk melanjutkan langkahnya di ajang bergengsi ini. Namun, kenyataan berkata lain, di mana ia gagal meraih medali setelah kalah dalam pertandingan yang berlangsung dalam dua set langsung. Putri mengakui bahwa ia tidak mampu mengontrol permainan dengan baik, yang berujung pada kekalahan tersebut.
Analisis Pertandingan
Putri mengungkapkan rasa kecewanya usai pertandingan, menyatakan, "Saya kecewa hari ini tidak bisa menang dan tidak puas juga dengan mainnya. Unnati baru selesai tanding melawan Wong Ling Ching dengan rubber game ketat, harusnya saya lebih bisa menyiapkan. Hanya di lapangan dia benar-benar siap." Ia juga menambahkan bahwa Unnati menunjukkan peningkatan dalam tempo permainan dibandingkan pertemuan sebelumnya, yang membuatnya kesulitan dalam menghadapi rally-rally yang dilakukan lawan.
Refleksi dan Harapan
Selama pertandingan, Putri mengakui bahwa setelah sempat mengejar dan menyamakan skor di gim pertama, ia justru banyak melakukan kesalahan yang berujung pada tekanan di gim kedua. "Di gim pertama setelah tertinggal lalu mengejar dan menyamakan skor, saya malah banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan itu berlanjut ke gim kedua. Itu membuat posisi saya terus tertekan. Saya ingin sampai ke semifinal dan menyabet medali, sayang sekali tidak bisa tercapai," tuturnya.