Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pekan depan di New Delhi memberikan harapan baru bagi publik tuan rumah, setelah sejumlah insiden tidak menyenangkan yang terjadi pada Indian Open awal tahun ini. Asosiasi Badminton India (BAI) menghadapi banyak kritik setelah turnamen tersebut di Indira Gandhi Stadium terganggu oleh masalah seperti kehadiran monyet, gangguan burung, infrastruktur yang sudah tua, fasilitas penonton yang kurang memadai, serta polusi yang menjadi masalah di ibu kota.
Stadion yang awalnya dibangun untuk Asian Games 1982 dan direnovasi untuk Commonwealth Games 2010 ini kini bersiap untuk menyelenggarakan Kejuaraan Dunia BWF yang dimulai pada hari Senin. Penyelenggara berharap dapat menarik perhatian media dengan cara yang positif, memastikan bahwa fokus utama adalah pada olahraga itu sendiri.
Harapan untuk Sukses
Acara ini sangat penting mengingat India juga akan menjadi tuan rumah Commonwealth Games mendatang dan memiliki ambisi untuk menggelar Olimpiade 2036. Sanjay Mishra, sekretaris jenderal BAI, menyatakan, “Di luar performa para pemain kami, sebagai penyelenggara, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kami mampu menyelenggarakan turnamen apa pun. Mereka berupaya membawa bulu tangkis kembali ke Commonwealth Games, dan kami juga mengincar Olimpiade. Pemerintah mendukung semua upaya kami, dan saya berani mengatakan ini bisa menjadi salah satu Kejuaraan Dunia terbaik yang pernah ada.”
Mishra juga menyoroti masalah yang terjadi pada Indian Open, seperti gangguan dari merpati dan monyet, serta cuaca dingin yang memengaruhi acara tersebut. Namun, ia optimis bahwa masalah tersebut tidak akan terulang kali ini.
Peningkatan Fasilitas dan Inovasi
Untuk memastikan kesuksesan acara, beberapa perbaikan telah dilakukan, termasuk penambahan tempat duduk baru, lantai kayu untuk lapangan, sistem pencahayaan modern, dan atap kedap air. BAI mengalokasikan anggaran sekitar Rs. 25 crore untuk turnamen ini, dengan Otoritas Olahraga India yang bertanggung jawab atas renovasi yang diperlukan.
Mishra menjelaskan, “Seperti apa kesuksesan di turnamen ini bagi kami? Sangat sederhana. Jika tidak ada keluhan di semua lini, tidak seperti di Indian Open,” dan menambahkan, “Selain medali untuk para pemain kami!”
Inovasi yang menarik juga diperkenalkan, termasuk penggunaan seniman peniru suara langur terlatih untuk mengatasi masalah gangguan hewan, yang video-videonya telah viral di media sosial. PV Sindhu menulis di X, “Anda boleh menertawakan solusinya, tetapi Anda harus menghargai usahanya. Solusi kami mungkin unik khas India, tetapi begitu pula kehangatan, semangat, dan keramahan kami.”