Monday, 28 September 2026
Olahraga

PV Sindhu Kritik Penjadwalan Bulutangkis Asian Games 2026 yang Tidak Efisien

Pemain bulutangkis asal India, PV Sindhu, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap jadwal pertandingan di Asian Games 2026 yang membuatnya harus bertanding tiga kali dalam waktu singkat. Sindhu juga me...

Z
Zidan Alfarezi
28 September 2026 3 pembaca
PV Sindhu/[Foto:Sportstars]
PV Sindhu/[Foto:Sportstars]

Pemain bulutangkis India, PV Sindhu, mengungkapkan kritiknya terhadap jadwal pertandingan bulutangkis di Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya. Sindhu harus menjalani tiga pertandingan dalam waktu 24 jam, yang dinilai sangat memberatkan bagi para atlet.

Sindhu, yang merupakan peraih medali perak di Asian Games 2018, terpaksa tersingkir dari turnamen setelah kalah dalam pertandingan perempat final melawan Chen Yufei dari Tiongkok. Sebelum menghadapi Chen, ia terlebih dahulu berlaga melawan Tomoka Miyazaki, pemain tuan rumah yang menjadi favorit, dan berhasil menang dengan skor 21-9, 21-13. Pertandingan tersebut berakhir setelah tengah malam, dan Sindhu harus kembali ke lapangan pada Minggu sore untuk melawan Chen Yufei, yang merupakan pemain peringkat 4 dunia.

Setelah berjuang selama 86 menit dalam dua pertandingan sebelumnya, Sindhu tampak kesulitan dalam pertandingan melawan Chen. Meskipun memberikan perlawanan yang kuat, ia akhirnya kalah setelah bertanding selama 75 menit dengan skor 21-11, 18-21, 10-21.

Kritik Terhadap Penjadwalan

Setelah pertandingan, Sindhu tidak ragu untuk mengkritik penjadwalan yang dinilai kurang terorganisir. Ia menyatakan, "Menurut saya, penjadwalannya kurang terorganisir dengan baik," saat ditanya mengenai pengalaman bertanding dua kali dalam satu hari di kejuaraan besar sebelumnya.

Sebelumnya, HS Prannoy, pemain tunggal putra India di Asian Games 2023, juga mengomentari penjadwalan yang mirip dengan Kejuaraan Zona Selatan di India. Ia mengungkapkan, "Jadwal Asian Games tahun ini terlihat seperti jadwal kejuaraan zona Selatan. Upacara pemberian medali berlangsung hingga pukul 11 malam untuk nomor beregu dan banyak pemain yang harus bertanding pertama kali keesokan harinya. Dan sekarang ada 2 pertandingan tunggal yang dijadwalkan pada hari yang sama. Benar-benar gila," tulis Prannoy di platform media sosial X.

Pemulihan yang Minim

PV Sindhu, yang berharap meraih medali emas pertamanya di Asian Games, menekankan pentingnya waktu pemulihan yang cukup sebelum pertandingan perempat final. Ia menjelaskan, "Kami benar-benar tidur sangat larut dan kemudian kembali di pagi hari (Minggu), memainkan dua pertandingan dalam sehari. Pemulihan adalah prioritas terpenting." Sindhu menambahkan, "Ini lebih dari sekadar persiapan mental, Anda perlu pemulihan. Meskipun Anda merasa sudah melakukan yang terbaik, secara fisik Anda mungkin tidak mampu pergi ke sana atau Anda mungkin tidak mampu bermain."

Waktu pemulihan yang singkat membuatnya kesulitan dalam menjalani reli-reli panjang. "Saat reli berlangsung lama, tentu saja, pemulihan sangat penting. Ketika Anda memiliki performa bagus, Anda akan secara otomatis (terus bergerak) tetapi kaki Anda tidak mampu bergerak. Tapi saya pikir selain itu, secara keseluruhan ini adalah pertandingan yang bagus, hanya saja penjadwalannya seharusnya sedikit lebih baik," tutupnya.

// Artikel Terkait