Berita yang beredar di media sosial mengindikasikan bahwa Shi Yuqi, mantan pemain bulu tangkis peringkat satu dunia dari Tiongkok, mungkin akan mengakhiri kariernya setelah mengikuti Asian Games yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober. Meskipun belum ada pernyataan resmi, diketahui bahwa cedera bahu yang dideritanya menjadi alasan utama dalam pembicaraan mengenai kemungkinan pensiunnya.
Pemain berusia 30 tahun ini mengalami penurunan performa yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Ia tersingkir di babak pertama China Masters pekan lalu, kalah dengan skor 21-11, 21-10 dari Loh Kean Yew, pemain asal Singapura. Sebelumnya, ia juga gagal mempertahankan gelar juara dunia tunggal putra setelah tersingkir di babak pertama di New Delhi bulan lalu, kalah dari Ayush Shetty dari India.
Prestasi dan Tantangan Shi Yuqi
Saat ini, Shi Yuqi berada di peringkat keenam dunia dan telah meraih 15 gelar dalam Tur Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), dengan kemenangan terakhirnya terjadi di China Open tahun lalu. Ia juga berperan penting dalam membawa tim Tiongkok meraih kemenangan di Piala Sudirman, Piala Thomas, dan Kejuaraan Asia. Namun, meskipun telah meraih berbagai prestasi, ia belum pernah mendapatkan medali emas di Olimpiade dan belum pernah mencapai final dalam ajang tersebut.
Kondisi saat ini masih belum jelas mengenai kehadirannya di Olimpiade Los Angeles 2028. Dalam beberapa waktu terakhir, Shi Yuqi mengalami penurunan performa yang cukup drastis. Setelah tersingkir di babak pertama Kejuaraan Dunia baru-baru ini, ia kesulitan untuk mendapatkan kembali momentum yang pernah dimilikinya. Berbeda dengan masa-masa kejayaannya, tren penurunan ini terus berlanjut, bahkan ia gagal melewati babak 32 besar di turnamen yang diadakan di negaranya sendiri.
Menanti Keputusan Akhir
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, masa depan Shi Yuqi di dunia bulu tangkis kini dipertanyakan. Apakah ia akan melanjutkan kariernya atau memilih untuk pensiun setelah Asian Games, menjadi pertanyaan yang masih menggantung di benak penggemar dan pengamat olahraga. Semua mata kini tertuju pada keputusan yang akan diambilnya dalam waktu dekat.