Bulan Oktober menjadi waktu yang berkesan bagi para pemain ganda putra Indonesia, namun situasi berbeda dialami oleh K Letshanaa. Pemain tunggal putri berusia 23 tahun ini menghadapi serangkaian kekalahan di babak pertama Denmark Open dan French Open, yang menjadi kekalahan kesembilan berturut-turut. Terakhir kali ia berhasil mencapai perempat final adalah pada Mei lalu di Malaysian Masters.
Meski demikian, Kenneth Jonassen, direktur pelatihan tunggal nasional, tetap optimis bahwa Korean Open yang dimulai besok dapat menjadi titik balik bagi Letshanaa. “Kalah dari pemain berperingkat lebih tinggi adalah bagian dari kompetisi,” ungkap Kenneth. “Selama dia belajar dari setiap kekalahan, maka dia bisa melangkah maju.” Ia juga menambahkan bahwa penampilan pemain ganda yang mengesankan dapat menjadi inspirasi bagi para pemain tunggal.
Pertandingan Awal yang Menjanjikan
K Letshanaa, yang saat ini menduduki peringkat ke-27 dunia, akan memulai pertandingan pertamanya di Kota Yeosu melawan Tonrug Saeheng, pemain berusia 18 tahun dari Thailand. Meskipun keduanya belum pernah bertemu sebelumnya, pengalaman Letshanaa diharapkan dapat menjadi faktor penentu dalam pertandingan melawan pemain yang berada di peringkat 68 dunia tersebut.
Tantangan di Babak Kedua
Namun, Letshanaa yang menempati unggulan ke-10 akan menghadapi tantangan berat di babak kedua, di mana ia kemungkinan besar akan berhadapan dengan An Se-young, petenis peringkat 1 dunia asal Korea Selatan. Se-young, yang berusia 24 tahun, telah sukses meraih 11 gelar tahun ini dan berambisi untuk menambah koleksi gelarnya dengan memenangkan Korean Open untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya meraih kemenangan pada tahun 2022 dan 2023. Letshanaa juga pernah kalah dari Se-young di turnamen tahun lalu, menjadi salah satu dari empat kekalahan yang ia alami melawan petenis tersebut.
Di sektor tunggal putra, Eogene Ewe menjadi satu-satunya perwakilan tim nasional yang harus melewati babak kualifikasi untuk masuk ke babak utama. Selain itu, pemain independen Cheam June Wei juga akan berusaha lolos dari babak kualifikasi.