Di Indonesia, masalah sampah masih menjadi isu yang signifikan. Untuk mengatasi masalah sampah kemasan yang mencemari laut, upaya pencegahan diperluas melalui program Recycle for Good – Prevent Marine Litter yang dilaksanakan di beberapa daerah. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga pengolahan material yang masih dapat didaur ulang.
Program ini dilaksanakan oleh SIG bekerja sama dengan mitra-mitra seperti Plastic Bank, Wuppertal Institute for Climate, Environment and Energy, serta Decision Context. Setelah sebelumnya diimplementasikan di Jakarta dan sekitarnya, kini program ini diperluas ke Surabaya dan Malang di Jawa Timur, serta Nusa Tenggara Barat dan Bali.
Tujuan Program Daur Ulang
Noer Wellington, Commercial Director Asia Pacific South, Japan and Korea di SIG, menjelaskan, “‘Recycle for Good – Prevent Marine Litter’ bertujuan membuat daur ulang lebih mudah diakses, praktis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia. Masalah sampah laut tidak dapat diatasi hanya melalui peningkatan kesadaran. Namun, diperlukan pula pemilahan yang lebih baik, jaringan pengumpulan yang lebih kuat, infrastruktur daur ulang yang mumpuni, serta partisipasi berkelanjutan dari masyarakat dan para mitra di sepanjang value chain.”
Upaya Bersama untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Dalam kolaborasi dengan mitra-mitra tersebut, SIG berkomitmen untuk memastikan lebih banyak kemasan bekas dapat masuk ke dalam proses pemulihan dan daur ulang yang tepat. Selain itu, mereka juga berupaya mendorong kebiasaan daur ulang yang dapat memberikan manfaat baik secara lingkungan maupun sosial secara berkelanjutan.