Sunday, 28 June 2026
Peristiwa

Indonesia Tandatangani Kontrak Pembelian Pesawat M-346F untuk Modernisasi Angkatan Udara

Indonesia telah menandatangani kontrak untuk pengadaan pesawat M-346F, yang direncanakan akan menggantikan F-16. Kontrak ini merupakan bagian dari upaya modernisasi Angkatan Udara Indonesia.

G
Gilang Bagas Baskara
16 June 2026 32 pembaca
Foto: Leonardo
Foto: Leonardo

ROMA -- Pabrikan Leonardo saat ini memiliki tiga pelanggan untuk pesawat M-346F Block 20, seperti yang dilaporkan oleh EDR Magazine. Sekolah Pilot Uji Internasional Kanada dijadwalkan menerima enam unit pesawat latih jet canggih M-346T, dengan opsi tambahan enam unit, yang akan digunakan di Pusat Pelatihan Taktis Internasional di North Bay, Ontario. Pengumuman pemesanan tersebut dilakukan pada Mei 2026.

Sementara itu, Austria telah memesan 12 pesawat tempur ringan M-346F pada bulan Desember 2025 untuk keperluan pelatihan dan pertahanan wilayah udara nasional. Indonesia juga telah memilih M-346F untuk pertempuran ringan dan pelatihan pilot pada akhir tahun 2025. Pada Februari 2026, Indonesia menandatangani surat niat dengan Leonardo di Singapore Air Show untuk mengakuisisi 18 unit M-346F, yang kemudian ditingkatkan menjadi 36 unit.

Modernisasi Angkatan Udara Indonesia

Dalam upaya memperkuat kekuatan pertahanan, Indonesia memilih pesawat M-346F yang mengungguli pesaing seperti TAI Hurjet dan FA-50 dari Korean Aerospace Industries. Proses modernisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) saat ini sedang berlangsung, dengan dukungan dari perusahaan kedirgantaraan pertahanan PT E-Systems. Perusahaan ini ditugaskan untuk mengakuisisi pesawat latih generasi baru sebagai bagian dari kontrak pertahanan nasional.

Peran PT E-Systems dalam Pengadaan

PT E-Systems Solutions akan berperan dalam mendukung pemeliharaan, logistik, dan penerbangan taktis, yang merupakan bagian dari Pusat Perang Udara TNI AU yang sedang dibentuk. Menurut sumber dari manajemen senior PT E-Systems, perusahaan ini juga akan mengintegrasikan Self Protection Jammer yang dirancang di Indonesia, serta memenuhi syarat untuk rudal udara-ke-udara jarak pendek Diehl IRIS-T. Selain itu, mereka akan mengintegrasikan tautan data buatan dalam negeri untuk penargetan dan distribusi sinyal, serta rudal jelajah ringan MK-V Delta yang juga diproduksi di dalam negeri.

// Artikel Terkait