---TITLEEXCERPT--- Frendry Dona, pemilik laboratorium vape yang terlibat dalam peredaran narkoba, kini menjadi buronan setelah menggunakan layanan ojek online untuk menjalankan bisnis ilegalnya.
---CONTENT--- Frendry Dona, seorang pengusaha yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba melalui lab vape, saat ini menjadi buronan pihak kepolisian. Ia diketahui memanfaatkan layanan ojek online resmi untuk mendistribusikan barang haram tersebut. Penangkapan terhadap Dona dilakukan setelah pihak berwajib mendapatkan informasi mengenai aktivitas mencurigakan yang dilakukan di lab tersebut.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa lab vape yang dikelola oleh Dona tidak hanya memproduksi vape biasa, tetapi juga menyisipkan zat-zat terlarang ke dalam produk yang dijualnya. Penggunaan ojek online sebagai sarana distribusi membuatnya sulit terdeteksi. "Kami terus melakukan penyelidikan untuk menangkap Dona dan mengungkap jaringan yang lebih besar di balik bisnis ilegal ini," ungkap seorang petugas kepolisian.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) untuk Frendry Dona dan terus mencari informasi dari masyarakat yang mungkin mengetahui keberadaannya. Penangkapan Dona diharapkan dapat mengurangi peredaran narkoba yang semakin marak, terutama di kalangan anak muda. Keberlanjutan penyelidikan ini akan terus dilakukan untuk memastikan semua pihak yang terlibat dapat ditindak secara hukum.