Federasi Badminton Asia (BA) telah menegaskan bahwa undian untuk tim putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang beredar di platform media sosial adalah palsu. Berita palsu ini telah menimbulkan kecemasan di kalangan penggemar badminton di Malaysia, karena dalam undian tersebut, Malaysia dijadwalkan untuk berhadapan dengan Hong Kong, tim yang dianggap berbahaya, di babak 16 besar, dan kemungkinan besar akan berhadapan dengan unggulan teratas, China, di perempat final.
Pernyataan dari Sekretaris Jenderal BA
Datuk Kenny Goh, Sekretaris Jenderal BA, menjelaskan bahwa pengundian tim yang sebenarnya akan dilaksanakan pada pertemuan manajer tim yang dijadwalkan pada 19 September, sementara kompetisi akan dimulai pada 20 September. "Ada dua kategori pertandingan — nomor individu dan nomor beregu. Untuk nomor beregu, pengundian akan dilakukan saat pertemuan manajer tim pada 19 September. Ini sudah tercantum dalam buku panduan Asian Games," ungkap Kenny pada hari Sabtu.
Dia juga menambahkan, "Jika Anda periksa, peringkat (unggulan) tim-tim tersebut telah dipublikasikan kemarin. Setelah selesainya babak beregu pada 24 Oktober, mereka akan melakukan pengundian individu pada hari yang sama." Kenny menekankan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan mengenai undian palsu tersebut dan menyarankan untuk mengabaikannya, karena bahkan penentuan unggulan pun salah.
Peringkat Tim dan Potensi Pertandingan
Berdasarkan peringkat unggulan, Malaysia berada di posisi keenam, sementara empat unggulan teratas adalah Indonesia, China, Taiwan, dan Jepang. India dan Korea Selatan masing-masing berada di peringkat kelima dan ketujuh. Ini menunjukkan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi salah satu dari empat unggulan teratas, yang akan mendapatkan bye di babak pertama, di perempat final.
Dalam kategori beregu putri, China, Jepang, dan Korea Selatan menjadi unggulan teratas, sedangkan Malaysia berada di peringkat ketujuh, di belakang Thailand dan Indonesia.