Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI yang berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Rencana ini ditargetkan agar Yon TP sudah berdiri di semua kabupaten dan kota di Pulau Jawa pada tahun 2026.
Menurut Ace, pembentukan Yon TP merupakan amanah dari Presiden RI yang bertujuan untuk memperkuat program ketahanan pangan. Kehadiran Yon TP di berbagai daerah juga diharapkan dapat mendukung terciptanya keamanan di masyarakat.
Pentingnya Pembentukan Yon TP di Pulau Jawa
Dalam kesempatan tersebut, Ace menjelaskan bahwa Kementerian Pertahanan telah merancang dan merencanakan konsep Batalyon Teritorial Pembangunan. "Batalyon Teritorial Pembangunan, saya kira konsep tersebut sudah dirancang dan direncanakan oleh Kementerian Pertahanan RI dan saya kira yang sekarang diperkuat atau diperbanyak di seluruh kabupaten/kota di Jawa itu merupakan sebuah kebijakan yang sangat strategis yang dilakukan memang oleh Kementerian Pertahanan," ungkapnya setelah peringatan HUT Ke-71 Lemhannas di Jakarta Utara pada Rabu, 20 Mei 2026.
Ia juga menjelaskan alasan mengapa Pulau Jawa menjadi prioritas dalam pembentukan Yon TP. "Dan mengapa Jawa begitu diprioritaskan? Karena Jawa dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan juga potensi yang bisa menimbulkan instabilitas keamanan juga membuat memang YTP ini memang harus (didirikan)," tambahnya.
Peran Yon TP dalam Ketahanan Pangan
Meski begitu, Ace menekankan bahwa keberadaan Yon TP tidak hanya berfungsi untuk bertempur, tetapi juga untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Prajurit Yon TP akan mendapatkan pelatihan militer serta diajarkan keterampilan bertani, beternak, dan bercocok tanam. "Ini (untuk) memastikan berbagai program-program prioritas lain, seperti misalnya ketahanan pangan itu bisa dipastikan juga ada kemitraan dengan Batalyon Teritorial Pembangunan tersebut," jelasnya.
Ia berharap kehadiran Yon TP dapat mempercepat realisasi janji Presiden Prabowo dalam mewujudkan kemandirian bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Jadi saya kira dengan mempercepat pembentukan BTP (Batalyon Teritorial Pembangunan) ini kita harapkan tentu akan semakin mempercepat capaian-capaian dari Astacita, terutama dalam konteks ketahanan pangan dan juga untuk keamanan agar kita bisa betul-betul bisa diwujudkan," tutup Ace.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menargetkan pembangunan 750 Yon TP di seluruh Indonesia hingga tahun 2029. Jika dirata-rata, setiap tahunnya Kemenhan akan membangun 150 Yon TP di setiap kabupaten dan kota. Dengan target tersebut, dipastikan pada tahun 2026, Yon TP sudah berdiri di semua kabupaten dan kota di Pulau Jawa.
"Insya Allah di tahun 2026, seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan," ungkapnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Mei 2026.