Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, terhenti pada babak 32 besar turnamen French Open World Tour Super 750. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan asal Korea Selatan, Kang Min Hyuk dan Lee Jong Min, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan dua game langsung, berakhir dengan skor 19-21 dan 20-21. Pertandingan tersebut dilangsungkan di Arena Grand Paris, Prancis, pada Selasa malam waktu setempat.
Sebelumnya, Devin dan Rayhan juga mengalami hal serupa saat bertanding di Denmark Open, di mana mereka tersingkir di babak pertama. Di sisi lain, pasangan ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan rekan senegara mereka, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari. Amalia dan Fadia menyingkirkan pasangan peringkat 8 dunia tersebut dengan skor 21-19 dan 21-14.
Perjuangan Ganda Putri Indonesia
Amalia dan Fadia kini akan berhadapan dengan pasangan asal Taiwan, Lin Chih Chun dan Yang Chu Yun, untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Di sisi lain, pasangan ganda putri terbaik Indonesia, Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum, yang menempati unggulan kelima, juga memulai kompetisi dengan baik. Mereka berhasil mengalahkan wakil dari Hong Kong, Lui Lok Lok dan Tsang Hiu Yan, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 18-21, 21-11, dan 21-16.
Rachel dan Febi akan berusaha melanjutkan langkah mereka dengan menghadapi pasangan Hong Kong lainnya, Yeung Nga Ting dan Yeung Pui Lam, di babak berikutnya. Sementara itu, kejutan terjadi ketika bintang muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, berhasil mengalahkan seniornya, Jonatan Christie, yang merupakan pemain peringkat 4 dunia, di babak pertama turnamen ini. Moh Zaki meraih kemenangan setelah melalui pertandingan yang sangat ketat, dengan skor akhir 16-21, 21-17, dan 21-17.
Langkah Selanjutnya bagi Moh Zaki
Selanjutnya, Moh Zaki Ubaidillah akan berusaha untuk melangkah lebih jauh dengan menghadapi wakil dari Jepang, Koki Watanabe, pada hari Kamis mendatang. Dengan penampilan yang menjanjikan, harapan untuk meraih prestasi di French Open 2026 masih terbuka lebar bagi para atlet Indonesia.