Monday, 22 June 2026
Olahraga

Devin dan Rayhan Jadi Harapan Terakhir Indonesia di Final Macau Open 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, berhasil mencapai final Macau Open 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia. Sementara itu, dua pasangan lainnya dari Indones...

G
Gilang Bagas Baskara
22 June 2026 2 pembaca
Devin Artha Wahyudi-Ali Faathir Rayhan/[Foto:PBSI]
Devin Artha Wahyudi-Ali Faathir Rayhan/[Foto:PBSI]

Pasangan ganda putra muda Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, berhasil melaju ke final turnamen Macau Open 2026 BWF World Tour Super 300. Mereka mencapai babak puncak setelah mengalahkan pasangan asal Malaysia, Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong, dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di East Asian Games Dome, Macau pada Sabtu (20/6) sore waktu setempat.

Menempati unggulan keempat, Devin dan Rayhan menunjukkan performa yang mengesankan dengan menaklukkan lawan mereka melalui dua game langsung dengan skor identik 21-12. Faathir menyatakan, "Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF (World Tour) Super 300." Ia juga menambahkan, "Pastinya tidak mudah untuk bisa bangkit lagi, karena sebelumnya kami kalah terus di babak-babak awal."

Perjalanan Tim Merah Putih di Semifinal

Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan kini menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang tersisa di final Macau Open 2026. Sebelumnya, pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta pebulutangkis tunggal putra Muhamad Yusuf, harus mengakui kekalahan mereka di semifinal.

Amalia dan Fadia, yang merupakan unggulan teratas, tidak dapat melanjutkan langkah mereka setelah kalah dari pasangan non-unggulan asal China, Fan Shu Tian Chen dan Jia Yue Liu. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 13-21 dan 7-21, mengejutkan banyak pihak yang berharap mereka dapat meraih gelar kedua setelah Thailand Masters 2026.

Kekalahan Muhamad Yusuf di Semifinal

Di sisi lain, Muhamad Yusuf juga harus menghentikan langkahnya di babak semifinal setelah kalah dari pemain senior Thailand, Kantaphon Wangcharoen. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Yusuf harus mengakui keunggulan Kantaphon dengan skor 20-22 dan 15-21. Kekalahan ini menjadi momen yang mengecewakan bagi Yusuf, mengingat sebelumnya ia berhasil menyingkirkan unggulan teratas asal Hong Kong, Angus Ng Ka Long.

Dengan hasil ini, harapan Indonesia untuk meraih gelar di Macau Open 2026 kini hanya bergantung pada Devin dan Rayhan yang akan bertanding di final.

// Artikel Terkait