Monday, 10 August 2026
Olahraga

Keberhasilan Park Tae Sang dalam Melatih Tunggal Putri India di World Tour

Pelatih bulu tangkis asal Korea, Park Tae Sang, berhasil membawa tim India meraih kemenangan di BWF World Tour setelah empat tahun. Ashmita Chaliha mencetak sejarah dengan menjuarai Korea Masters 2026...

M
Maria Angelica
10 August 2026 2 pembaca
Ashmita Chaliha-Park Tae Sang/[Foto:Xsportsnews]
Ashmita Chaliha-Park Tae Sang/[Foto:Xsportsnews]

Pelatih bulu tangkis India, Park Tae Sang, yang merupakan legenda dari Korea, berhasil memimpin timnya meraih kemenangan di BWF World Tour untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Ashmita Chaliha, yang berusia 26 tahun dan menduduki peringkat 50 dunia, menjadi pemenang mengejutkan di BWF World Tour Korea Masters 2026 (Super 300). Pada tanggal 9, Chaliha berhasil mengalahkan Han Qian Xi dari China, yang berada di peringkat 35 dunia, dengan skor 2-1 (14-21, 21-14, 21-14) dalam sebuah pertandingan comeback yang dramatis.

Han Chenxi, yang merupakan pemain bulu tangkis berbakat dari China, dianggap sebagai salah satu pesaing utama setelah Wang Zhiyi dan Chen Yufei, yang masing-masing berada di peringkat 4 dan 5 dunia. Ia sebelumnya telah meraih kemenangan di German Open (Super 300) pada bulan Februari dengan mengalahkan Wang Zhiyi, yang merupakan pemain peringkat 3 dunia. Meskipun Chaliha tidak diunggulkan dalam turnamen ini, ia berhasil melaju ke final dengan serangkaian kemenangan yang mengesankan.

Perjalanan Menuju Kemenangan

Chaliha sempat unggul di awal pertandingan, namun kehilangan lima poin berturut-turut yang membuatnya tertinggal di game pertama. Meski demikian, di game kedua, ia menunjukkan performa yang berbeda dan berhasil mendominasi Han Chenxi, memenangkan dua game berturut-turut dengan skor 21-14 dan memastikan dirinya keluar sebagai pemenang. Setelah meraih kemenangan, Ashmita Chaliha berlari dan memeluk Park Tae Sang, pelatihnya, sebagai ungkapan rasa syukur.

Prestasi yang Membanggakan

Di upacara penghargaan, Chaliha berpose bersama Park Tae Sang, merayakan momen bahagia tersebut. Kemenangan ini merupakan trofi internasional keempat dalam kariernya dan menandai gelar BWF World Tour pertamanya. Menariknya, ia meraih kemenangan di ajang Super 300, bukan di turnamen Super 100. Bagi Park, melihat murid-muridnya meraih posisi teratas di nomor tunggal putri World Tour Super 300 selama dua minggu berturut-turut adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Sebelumnya, Tanvi Sharma, yang berusia 17 tahun dan berada di peringkat 30 dunia, juga meraih kemenangan mengejutkan di nomor tunggal putri pada World Tour Taiwan Open (Super 300) yang berlangsung di Taipei pada tanggal 2 Agustus.

Murid-murid Park Tae Sang telah mencetak sejarah dengan memenangkan dua turnamen Super 300 berturut-turut, masing-masing menjadi juara untuk pertama kalinya dalam karier mereka.

// Artikel Terkait