Tiga tahun penuh tantangan berakhir manis bagi Chou Tien Chen ketika ia berhasil mengalahkan juara bertahan Shi Yuqi, menghentikan rentetan sembilan kekalahan beruntun. Dalam pertandingan yang berlangsung pada hari Jumat di perempat final VICTOR China Open 2026, Chou meraih kemenangan dengan skor 21-14, 12-21, 21-15.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi pemain veteran asal Chinese Taipei tersebut atas Shi Yuqi sejak ajang beregu di Asian Games 2022 yang ditunda pada September 2023. Chou mengandalkan strategi permainan agresif yang dirancang untuk mengganggu dominasi pemain tuan rumah tersebut.
Strategi Agresif Chou Tien Chen
"Sudah sekitar tiga tahun sejak saya mengalahkannya," ungkap Chou. "Rencana saya adalah untuk menekannya karena dia bermain di kandang sendiri. Saya mencoba untuk lebih menyerang, meningkatkan tempo, dan memberikan semua yang saya miliki."
Chou mencatat bahwa Shi tidak bergerak secepat biasanya, dan ia memanfaatkan momen tersebut. Ia juga menekankan bahwa Shi, yang merupakan pemain peringkat 1 dunia, akan bangkit kembali lebih kuat di Kejuaraan Dunia BWF yang akan datang. "Biasanya dia sangat cepat sehingga sulit untuk mengimbanginya," tambahnya. "Bagi saya, ini bukan hanya tentang memenangkan satu pertandingan. Saya ingin bersaing dengan semua orang, terutama para pemain top di generasi saya."
Menuju Semifinal
Dengan kemenangan ini, Chou Tien Chen melaju ke semifinal di mana ia akan menghadapi sesama pemain Taiwan, Lin Chun Yi, yang sebelumnya mengalahkan Weng Hong Yang dengan skor 27-25, 21-14. Chou memiliki catatan baik dengan keunggulan 5-2 atas Lin.
Sementara itu, Toma Junior Popov mencatat sejarah sebagai pemain Prancis pertama dalam 22 tahun yang mencapai semifinal China Open setelah mengalahkan petenis Irlandia Nhat Nguyen dengan skor dramatis 12-21, 21-10, 21-15. Ketenangan Popov terlihat saat ia berhasil membalikkan keadaan dari tertinggal 14-9 di set penentu.
"Saya agak bangga (dengan rekor Prancis) tetapi saya melangkah selangkah demi selangkah. Saya mencoba mengejar dua pemain muda di depan saya, Christo (Popov) dan Alex (Lanier), yang melakukan pekerjaan luar biasa. Saya mencoba untuk mengimbangi mereka, tetapi saya juga senang bisa mengakhiri penantian Prancis untuk memiliki semifinalis di kompetisi ini," jelas Popov.
Popov selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Kanada, Victor Lai, yang sebelumnya mengalahkan Jonatan Christie dengan skor 21-14, 21-17.