Dalam pertemuan antara Wang Yi, Menteri Luar Negeri China, dan Araghchi, pejabat Iran, pada hari Jumat (24/7) di Cholpon-Ata, Kirgizstan, Wang Yi menekankan dukungan China terhadap Iran. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka pertemuan para menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
Keprihatinan atas Ketegangan di Kawasan
Wang Yi menyatakan bahwa ketegangan di Teluk Timur Tengah telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dan Beijing sangat prihatin dengan situasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani lebih dari sebulan lalu merupakan hasil penting dari upaya mediasi dan perundingan berbagai pihak. Nota tersebut mencerminkan harapan rakyat Iran dan kawasan Timur Tengah untuk mengakhiri konflik serta menciptakan perdamaian dan stabilitas.
Pentingnya Perundingan dan Dialog
Wang Yi menegaskan bahwa upaya mediasi yang telah dilakukan tidak boleh sia-sia. Ia menambahkan, "Selama masih ada harapan bagi perdamaian, upaya tersebut tidak boleh ditinggalkan. Hal yang paling mendesak saat ini adalah tetap berpegang pada arah penyelesaian perselisihan melalui perundingan dan kembali melaksanakan kesepahaman yang telah dicapai dalam nota tersebut."
Lebih lanjut, Wang Yi menyatakan bahwa China akan berpegang pada empat butir usulan yang disampaikan oleh Presiden Xi Jinping terkait pemeliharaan dan pemajuan perdamaian serta stabilitas di Timur Tengah. China juga akan terus mendukung upaya mediasi yang dilakukan oleh Pakistan dan pihak-pihak lainnya, serta mendorong dimulainya kembali dialog dan perundingan di antara pihak-pihak terkait untuk menangani isu di Selat Hormuz dengan tepat.
Wang Yi menambahkan, "China mendorong perbaikan hubungan antarnegara bertetangga," dan mengungkapkan komitmen China untuk bersama-sama merumuskan keamanan kolektif bagi negara-negara di kawasan Teluk, serta berkontribusi terhadap pemulihan perdamaian dan ketenteraman di Timur Tengah secepat mungkin.