Thursday, 06 August 2026
Peristiwa

BGN Siapkan Dapur Baru untuk Program Makan Bergizi Gratis di Wilayah Stunting

Badan Gizi Nasional (BGN) akan memfokuskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan tingkat stunting tinggi, termasuk membangun dapur baru jika diperlukan.

I
Ilham Fadli Akbar
06 August 2026 9 pembaca
Foto: Republika/Prayogi
Foto: Republika/Prayogi

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana untuk memprioritaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah yang memiliki prevalensi stunting yang signifikan. Jika di suatu daerah belum terdapat satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), BGN akan membangun dapur baru untuk mendukung program ini.

Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan bahwa mereka telah menerima informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai daerah-daerah yang mengalami masalah stunting yang serius. Data tersebut akan menjadi acuan bagi BGN dalam menjalankan salah satu program prioritas yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Data Stunting dari Kemenkes

Sudaryono menjelaskan, "Berdasarkan dari peta yang kemudian diberikan oleh Pak Menkes tadi ya, ada kabupaten/kota yang stunting-nya tinggi dan tinggi sekali misalnya," saat menyampaikan informasi tersebut di Kemenkes pada Rabu (5/8/2026). Dia menambahkan bahwa data dari Kemenkes itu akan disinkronkan dengan lokasi dapur MBG yang sudah ada saat ini.

Apabila di suatu wilayah sudah terdapat dapur, BGN akan segera memberikan layanan kepada anak-anak yang mengalami stunting. Sudaryono juga menegaskan, "Kalau belum ada dapur, kita kalau perlu kita khusus untuk membuat dapur di tempat-tempat itu," menunjukkan komitmen BGN untuk mengatasi masalah gizi di daerah yang membutuhkan.

Langkah Selanjutnya dalam Program MBG

Dengan adanya rencana pembangunan dapur baru, BGN berharap dapat meningkatkan akses anak-anak di daerah stunting terhadap makanan bergizi. Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Indonesia.

// Artikel Terkait