Petugas Satpol PP Jakarta Selatan telah melaporkan insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah pekerja proyek ke Polsek Kebayoran Baru pada Kamis (8/10) lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, AKP Andre Simamora, pada Senin (12/10) yang menyatakan bahwa laporan tersebut telah diterima.
Andre juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi terkait peristiwa pengeroyokan yang menimpa anggota Satpol PP. Namun, ia menambahkan bahwa penyidik masih belum dapat mengidentifikasi jumlah dan identitas para pelaku pengeroyokan tersebut.
Rincian Kejadian Bentrokan
Sebelum laporan tersebut, terjadi cekcok antara petugas Satpol PP dan pekerja proyek di sekitar Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (12/10). Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat petugas Satpol PP terlibat dalam bentrokan dengan para pekerja proyek, yang dimulai dari cekcok mulut dan berlanjut ke aksi saling dorong, di mana pekerja proyek melemparkan helm mereka ke arah petugas.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika rombongan petugas melintas di Jalan Kyai Maja setelah melakukan penertiban. Penertiban tersebut menargetkan pedagang kaki lima, parkir liar, dan penyandang masalah kesejahteraan sosial. Salah satu lokasi penertiban adalah area parkir liar di depan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, di mana puluhan kendaraan ditindak dengan Operasi Cabut Pentil.
Situasi Usai Penertiban
Setelah penertiban selesai, rombongan petugas bergerak menuju Kelurahan Selong, melewati Jalan Kyai Maja, yang kebetulan bertepatan dengan waktu istirahat para pekerja. Satriadi melaporkan bahwa truk yang berada di belakang iring-iringan petugas dilempari oleh sejumlah pekerja proyek yang sedang mengerjakan pembangunan gedung Kejaksaan.