Panggilan telepon yang sering kali rentan terhadap kesalahan manusia kini dapat menjadi hal yang lampau berkat penerapan Sistem Peninjauan Instan (IRS) Reveal Lens. Sistem ini telah disetujui oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan diuji coba oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) di Final Tur Junior Elite Affin 100Plus yang berlangsung di Stadion Juara, Bukit Kiara, dan berakhir pada hari Minggu.
BAM sangat bergantung pada teknologi berbasis AI ini untuk memastikan kelancaran dan ketidakgangguan dalam jalannya pertandingan. Sekretaris BAM, Datuk Kenny Goh, menyatakan, "Kami mengharapkan konsistensi dan transparansi yang lebih baik dalam pengambilan keputusan pertandingan." Sistem yang dikembangkan oleh Revealtek Sdn Bhd ini memungkinkan pemain untuk menantang keputusan wasit dan menerima hasil yang instan dengan bantuan AI.
Transparansi dan Keamanan Proses Peninjauan
Untuk mencegah segala bentuk kecurangan, seluruh proses peninjauan akan disiarkan langsung di lapangan pertandingan. Penerapan sistem ini di tingkat junior diharapkan dapat memberikan dorongan bagi para pemain bulu tangkis lokal, mengingat belum ada pemain junior domestik lain di kawasan ini yang menggunakan teknologi serupa. Selain itu, para pelatih akan diberikan akses ke rekaman pertandingan serta data performa dari sistem ini untuk mendukung program pelatihan mereka di masa mendatang.
Kenny menambahkan, "Ini juga akan berdampak signifikan pada bagaimana pemain dikembangkan dengan memberi mereka dan pelatih mereka kesempatan untuk merasakan teknologi terbaru." Revealtek juga sedang mengembangkan alat lain yang berlandaskan sistem yang sama untuk menganalisis data pemain, guna membantu pengembangan dan identifikasi bakat. Mereka berharap dapat meluncurkan alat tersebut mulai September tahun ini.
Uji Coba di Kejuaraan Asia Junior
Saat ini, Federasi Badminton Asia juga sedang melakukan uji coba sistem reli poin baru di ajang beregu campuran Kejuaraan Asia Junior 2026 yang berlangsung pekan ini di Kumamoto, Jepang.