Friday, 14 August 2026
Olahraga

Ayush Shetty Siap Hadapi Shi Yuqi di Kejuaraan Dunia 2026

Ayush Shetty mengungkapkan bahwa ia tidak merasa tertekan menjelang pertemuannya dengan Shi Yuqi dari Tiongkok di BWF Kejuaraan Dunia 2026, yang akan menjadi debutnya di turnamen bergengsi ini.

A
Agung Maulana
14 August 2026 14 pembaca
Ayush Shetty-Shi Yuqi/[Foto:Sportstar]
Ayush Shetty-Shi Yuqi/[Foto:Sportstar]

Menjelang BWF Kejuaraan Dunia 2026, Ayush Shetty menyatakan bahwa ia tidak merasakan tekanan atau dendam terhadap Shi Yuqi dari Tiongkok. Pertandingan ini akan menjadi pertemuan mereka di babak pertama kategori tunggal putra, dan juga merupakan kesempatan bagi pemain India berusia 21 tahun tersebut untuk tampil di kejuaraan yang kembali diadakan di India setelah 17 tahun.

“Saya rasa ini memberi kepercayaan diri yang besar, setelah tampil baik di Kejuaraan Asia dan Piala Thomas,” ungkap Ayush saat berbicara dengan media. Ia menekankan bahwa meskipun ini adalah debutnya, ia memandang Kejuaraan Dunia sebagai tantangan yang lebih besar dibandingkan dengan turnamen sebelumnya. “Jadi bermain melawan Yu Qi akan lebih istimewa,” tambahnya.

Rekor Pertemuan Sebelumnya

Kedua pemain telah bertemu tiga kali sebelumnya, dengan hasil yang selalu menguntungkan Yu Qi. Pertemuan terakhir mereka terjadi di final Kejuaraan Asia 2026, di mana Yu Qi berhasil mengalahkan Ayush dalam dua set langsung dan meraih medali emas. Meskipun demikian, Ayush tidak terpengaruh oleh hasil tersebut dan memandang Kejuaraan Dunia BWF sebagai turnamen yang baru.

Persiapan dan Perubahan Latihan

Ayush baru-baru ini melakukan perubahan dalam pola latihannya, dan merasa lebih siap untuk menghadapi Yu Qi. Ia menjelaskan bahwa sesi latihannya kini lebih panjang dan intensif. “Saya berusaha untuk lebih agresif di lapangan. Saya rasa itu membantu saya mendapatkan lebih banyak energi,” ujarnya, merujuk pada perubahan dalam bahasa tubuhnya saat bermain.

Di masa lalu, Ayush mengakui bahwa ia mengalami kesulitan untuk mengikuti kecepatan para pemain senior, namun kini ia merasa telah beradaptasi dan lebih percaya diri. Bagi Ayush dan tim pelatihnya, fokus utama saat ini adalah pertandingan melawan Shi Yuqi. “Jika saya menang, barulah saya akan memikirkan cara menyesuaikan gaya bermain saya untuk menghadapi Dumindu Abeywickrama dari Sri Lanka atau Adriano Viale dari Peru,” jelasnya.

“Saya tidak fokus untuk menetapkan standar bagi generasi berikutnya. Saya akan menikmati pertandingan ini,” kata Ayush. Ia juga menyadari adanya tekanan karena turnamen ini diadakan di kandang sendiri, tetapi ia melihatnya sebagai kesempatan besar untuk debut di Kejuaraan Dunia di India. “Saya melihatnya sebagai turnamen yang sangat istimewa,” tutupnya.

// Artikel Terkait