Thursday, 13 August 2026
Olahraga

Ayush Shetty Optimis Kejuaraan Dunia di India Akan Berhasil Besar

Ayush Shetty menunjukkan keyakinannya bahwa Kejuaraan Dunia BWF yang akan berlangsung di New Delhi akan sukses, setelah 17 tahun ajang ini kembali digelar di India.

S
Saraswati Indira Alika
13 August 2026 6 pembaca
Ayush Shetty/[Foto:Sportstar]
Ayush Shetty/[Foto:Sportstar]

Ayush Shetty mengungkapkan keyakinannya bahwa Kejuaraan Dunia BWF yang akan diadakan di New Delhi akan berjalan dengan baik, setelah kembalinya event besar ini ke India setelah 17 tahun. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Indira Gandhi Stadium (IGA), yang juga menjadi lokasi penyelenggaraan India Open sebelumnya.

Kejuaraan ini sempat memicu kontroversi karena berbagai masalah yang muncul, termasuk adanya kotoran burung di lapangan dan keberadaan monyet di sekitar lokasi. Selain itu, beberapa atlet asing juga mengeluhkan kebersihan tempat tersebut. Menanggapi berbagai tantangan yang dihadapi selama turnamen, Asosiasi Badminton India (BAI) telah berupaya maksimal untuk memastikan kesuksesan acara ini, dengan melakukan renovasi senilai ₹20 crore pada IGA. Renovasi tersebut mencakup penguatan ventilasi, penerapan sistem pintu ganda, dan penggunaan gel non-toksik pada saluran ventilasi stadion. Mesin yang meniru suara burung pemangsa juga telah dipasang, dan profesional penjinak monyet telah disewa untuk menangani masalah tersebut.

Keyakinan Ayush Terhadap Persiapan

Meskipun hasil nyata akan terlihat saat turnamen dimulai dan evaluasi dari persiapan yang dilakukan oleh BAI serta Otoritas Olahraga India (SAI) akan dilakukan setelahnya, Ayush yakin bahwa turnamen kali ini akan lebih baik dibandingkan India Open. Dalam sesi tanya jawab dengan media, pemain berusia 21 tahun ini menyatakan bahwa rekan-rekannya juga merasakan keyakinan yang sama. "Saya rasa Kejuaraan Dunia jelas merupakan ajang yang jauh lebih besar, dan saya merasa akan jauh lebih baik. Ada beberapa masalah, tetapi sekarang, saya pikir semuanya akan terselesaikan, sehingga menjadikannya tempat yang jauh lebih baik. Saya sangat bersemangat untuk bermain di sana lagi, dan semua pemain lain juga percaya bahwa ini akan menjadi turnamen yang jauh lebih baik yang mereka nantikan," ungkap Ayush.

Antusiasme Bermain di Tanah Kelahiran

Dalam menjawab pertanyaan lain, Ayush menyampaikan bahwa meskipun ada tekanan saat bermain di rumah sendiri, ia merasa antusias untuk menjadi sorotan di tanah kelahirannya ketika kompetisi dimulai pada 17 Agustus, dengan pertandingan pertama melawan Shi Yu Qi. "Saya rasa keduanya. Anda tahu, ada tekanan, tetapi saya rasa lebih banyak kegembiraan, Anda tahu, bermain di kandang sendiri. Saya rasa ini perasaan yang sangat istimewa, dan ini juga debut saya di Kejuaraan Dunia. Jadi, saya rasa saya sangat bersemangat untuk itu," jelasnya.

Namun, ia menolak untuk merasa terbebani dalam menetapkan standar bagi generasi pemain bulu tangkis berikutnya di India dan menekankan fokusnya pada penampilannya sendiri, menganggap ini sebagai kesempatan besar untuk debutnya di India. "Saya tidak melihatnya sebagai tolok ukur yang harus dikejar. Saya ingin menetapkan tolok ukur saya sendiri, jadi saya tidak fokus pada apa yang telah dilakukan orang lain—mereka adalah legenda dalam olahraga ini. Saya lebih fokus pada diri saya sendiri, bermain lebih baik, dan memenangkan pertandingan. Mengenai menetapkan tolok ukur untuk generasi berikutnya, saya juga tidak ingin terlalu memikirkannya. Saya hanya ingin menikmati permainan ini. Bermain di kandang sendiri tentu membawa tekanan, tetapi ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk melakukan debut Kejuaraan Dunia di India, dan saya melihatnya sebagai turnamen yang sangat istimewa," tambah Ayush Shetty.

// Artikel Terkait