Pebulutangkis peringkat satu dunia dari Korea Selatan, An Se Young, baru-baru ini berhasil meraih gelar juara tunggal putri di turnamen China Masters Super 2026 BWF World Tour Super 750. Kemenangan ini merupakan yang ketiga secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Tahun ini, An Se Young telah mencapai tonggak bersejarah dengan 100 minggu berturut-turut sebagai pemain nomor satu dunia dan diperkirakan akan berusaha memecahkan rekor sebagai pemain nomor satu terlama dalam sejarah tunggal putri pada tahun depan. Sejak Kejuaraan Dunia BWF bulan lalu, An telah meraih dua kemenangan berturut-turut dengan hasil dua set langsung tanpa kehilangan satu gim pun, menunjukkan dominasinya sebagai pemain tunggal putri terkuat saat ini.
Pencapaian dan Rekor An Se Young
Dengan total tujuh gelar yang diraih tahun ini, An Se Young memiliki rekor 49-1 dan persentase kemenangan mencapai 98%, menandai awal musim yang luar biasa dalam sejarah tunggal putri. Menjelang Asian Games Nagoya yang akan dimulai pada 19 September, An dianggap sebagai kandidat kuat untuk meraih medali emas. Sebelumnya, ia telah memenangkan medali emas di Asian Games Hangzhou 2023, sehingga melengkapi koleksi Grand Slam medali emasnya, dan kini ia berusaha untuk meraih gelar berturut-turut. Jika berhasil mempertahankan gelarnya, An akan menjadi wanita pertama yang mencapai prestasi tersebut dalam sejarah.
Rekor Poin dan Tantangan di Depan
Poin peringkat dunia An Se Young telah melonjak menjadi 121.287, mencatatkan sejarah sebagai pemain tunggal putri pertama yang melampaui angka 120.000. Saat ini, An telah mengumpulkan 163 minggu sebagai petenis nomor satu dunia, dengan 101 minggu berturut-turut di posisi tersebut, melampaui 72 minggu yang dipegang oleh Tai Tzu Ying, dan mencatatkan rekor terpanjang kedua dalam sejarah. Rekor tertinggi di tunggal putri adalah 119 minggu berturut-turut, yang dipegang oleh Li Xuerui dari Tiongkok. Jika An Se Young dapat mempertahankan performanya, ia diperkirakan akan memecahkan rekor tersebut pada bulan Februari mendatang, menjadi pemain putri pertama dalam sejarah yang mencapai pencapaian ini.