🔴 Breaking
Persib Bandung Memimpin Klasemen: Federico Barba Mengingatkan Ancaman Persaingan Ketat Menyambut Pertandingan Seru: Nottingham Forest Vs Porto di Liga Europa Persiapan Akreditasi yang Matang, Prodi MKPI Pascasarjana UIN Saizu Selenggarakan Simulasi Asesmen Lapangan Penyidikan Kasus Kematian Eks Dosen UIN Yai Mim Dihentikan oleh Polisi Rismon Mengaku Jadi Korban Penyalahgunaan Ijazah Jokowi Bayern Munchen vs Real Madrid: Los Blancos Percaya Diri Tanpa Keajaiban Persaingan Ketat untuk Mengamankan Leo Scienza: Everton, Leeds, dan Aston Villa Menjadi Peminat Utama Antusiasme Pelajar Indonesia Terhadap Simulasi Sidang PBB Meningkat, Inilah Alasannya Mahasiswa UIN Saizu Sukses Raih Medali Perunggu di NCC 3 dengan Inovasi IoT Narapidana Korupsi Dipindahkan ke Sel Isolasi Setelah Ditemukan Nongkrong di Kafe Persib Bandung Memimpin Klasemen: Federico Barba Mengingatkan Ancaman Persaingan Ketat Menyambut Pertandingan Seru: Nottingham Forest Vs Porto di Liga Europa Persiapan Akreditasi yang Matang, Prodi MKPI Pascasarjana UIN Saizu Selenggarakan Simulasi Asesmen Lapangan Penyidikan Kasus Kematian Eks Dosen UIN Yai Mim Dihentikan oleh Polisi Rismon Mengaku Jadi Korban Penyalahgunaan Ijazah Jokowi Bayern Munchen vs Real Madrid: Los Blancos Percaya Diri Tanpa Keajaiban Persaingan Ketat untuk Mengamankan Leo Scienza: Everton, Leeds, dan Aston Villa Menjadi Peminat Utama Antusiasme Pelajar Indonesia Terhadap Simulasi Sidang PBB Meningkat, Inilah Alasannya Mahasiswa UIN Saizu Sukses Raih Medali Perunggu di NCC 3 dengan Inovasi IoT Narapidana Korupsi Dipindahkan ke Sel Isolasi Setelah Ditemukan Nongkrong di Kafe
Pendidikan

Alumni UNAIR Mengemban Tugas Penting Sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial di Timor Leste

Judit Dos Reis Sarmento, alumnus Magister Psikologi UNAIR, kini menjabat sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial di Kementerian Solidaritas Sosial dan Inklusi Timor Leste.

Ni Luh Ayu Sari

Penulis

13 April 2026
5 kali dibaca

Judit Dos Reis Sarmento, seorang alumnus Program Magister Psikologi (MAPSI) Universitas Airlangga (UNAIR), kini memegang peranan penting sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial di Kementerian Solidaritas Sosial dan Inklusi Timor Leste. Dalam posisi ini, Judit berkontribusi langsung terhadap kebijakan sosial di negara yang baru berusia dua dekade tersebut.

Timor Leste, yang merdeka dari Indonesia pada tahun 2002, menghadapi berbagai tantangan dalam hal pemberian layanan dan perlindungan sosial kepada warganya. Judit, yang menyelesaikan studinya di UNAIR, memiliki latar belakang yang kuat dalam psikologi yang membantunya memahami serta mengatasi masalah sosial yang kompleks. Dalam wawancaranya, ia mengungkapkan, “Kegiatan yang saya lakukan di kementerian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong inklusi sosial yang lebih luas.”

Saat menjabat, Judit bertanggung jawab atas penyusunan program-program yang dirancang untuk memberikan perlindungan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Fokus utama dari departemen yang dipimpinnya adalah menciptakan sistem perlindungan sosial yang berkelanjutan sehingga semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan," tambahnya.

Pemilihan Judit untuk posisi ini tidak terlepas dari pengalaman dan dedikasinya di bidang sosial. Sebelum bergabung dengan kementerian, ia aktif dalam berbagai penelitian dan program pengabdian masyarakat, yang melibatkan kolaborasi dengan lembaga internasional. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan dia di posisi penting ini didasarkan pada komitmen profesionalnya serta pengalamannya dalam memahami kebutuhan masyarakat.

Di tengah tantangan yang dihadapi, Judit menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat civil, dan sektor swasta. “Kami membutuhkan dukungan yang kuat dari semua elemen untuk memecahkan masalah sosial yang ada,” ungkapnya. Inisiatif dan program sosial yang diusungnya diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dan memberikan solusi yang tepat bagi masalah sosial yang ada.

Saat ini, Judit dan timnya tengah merancang berbagai program baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat untuk meningkatkan perlindungan sosial. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan solusi cepat terhadap masalah yang dihadapi masyarakat, seperti kemiskinan dan ketidakberdayaan sosial. Pemerintah Timor Leste berharap, dengan langkah ini, bisa mendorong peningkatan kualitas hidup warganya secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, penunjukan Judit Dos Reis Sarmento sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial menunjukkan upaya serius pemerintah Timor Leste dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat membawa perubahan signifikan di masyarakat, dengan Judit sebagai ujung tombak dalam mencapai tujuan tersebut.

Artikel Terkait

Sumber: news.espos.id