Wednesday, 28 October 2026
Peristiwa

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Pramono Anung Harap Berlangsung Aman dan Nyaman

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia bersama elemen mahasiswa lainnya akan mengadakan aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Rabu siang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengin...

S
Stephanie Marissa
28 October 2026 8 pembaca
Foto: Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia bersama dengan berbagai elemen mahasiswa lainnya berencana menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026) siang. Aksi ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk semua elemen masyarakat.

Pentingnya Menjaga Ketertiban Umum

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak menjaga ketertiban selama berlangsungnya aksi. "Yang pertama, yang berkaitan dengan demo, sekali lagi karena apa, Jakarta bagian dari Pemerintah Republik Indonesia, demokrasi dijalankan, saya sekali lagi mengharapkan siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta jangan kemudian merusak fasilitas publik, mengganggu ketertiban umum, dan juga melakukan anarki," ujarnya pada Selasa (26/10/2026).

Pramono juga meminta dukungan dari aparat kepolisian dan TNI untuk menjaga kelancaran aksi demonstrasi. Ia berharap aksi yang berlangsung di Bundaran HI dapat berjalan dengan nyaman dan menyenangkan.

Ajakan untuk Menjaga Fasilitas Umum

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan ruang publik saat penyampaian aspirasi. Ia menekankan pentingnya saling menghormati dan menjaga ketertiban agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya. “Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Semua memiliki hak yang perlu kita hormati,” ungkapnya melalui keterangannya pada Selasa.

// Artikel Terkait