Bintang bulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi, sukses mengalahkan rivalnya, Chen Yufei, dengan skor 21-14, 21-18 pada final tunggal putri Thailand Open 2026. Pertandingan ini merupakan bagian dari turnamen BWF World Tour Super 500 dan menandai kemenangan pertamanya di musim ini serta menjadi gelar pertamanya dalam sejarah turnamen tersebut.
Akane Yamaguchi, yang saat ini menduduki peringkat ketiga dunia, menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang turnamen. Ia berhasil mencapai semifinal setelah mengalahkan pemain tuan rumah, Pitchamon Opatniputh, dan meraih hasil terbaiknya sebelumnya dengan mencapai semifinal di All England Open serta meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia.
Perjalanan Chen Yufei di Thailand Open
Di sisi lain, Chen Yufei, yang berada di peringkat keempat dunia, telah memenangkan Indonesia Masters di musim ini dan juga berhasil mencapai semifinal di Malaysia Open, India Open, serta All England Open. Dalam turnamen Thailand Open ini, ia melaju ke semifinal dengan mengalahkan Hina Akechi dari Jepang dan berusaha mempertahankan gelarnya setelah sebelumnya meraih kemenangan pada tahun 2019 dan 2025.
Pertandingan final ini menjadi pertemuan ke-37 antara Akane Yamaguchi dan Chen Yufei, menjadikannya sebagai rival yang paling sering bertemu dalam sejarah bulu tangkis tunggal putri, melampaui 36 pertemuan antara Tai Tzu Ying dan Ratchanok Intanon. Akane memiliki keunggulan dengan catatan 22 kemenangan dan 14 kekalahan atas Chen.
Dominasi Akane di Pertandingan Final
Akane memulai pertandingan dengan baik, unggul 4-1 dan berhasil mencetak poin ke-11, mengendalikan tempo permainan. Ia menunjukkan performa yang lebih baik dalam menyerang dan bertahan dibandingkan dengan Chen Yufei, serta menunjukkan ketahanan yang luar biasa di akhir set, sehingga berhasil meraih set pertama dengan skor 21-14.
Di set kedua, Chen Yufei sempat menunjukkan kebangkitan dengan unggul 11-7. Namun, setelah waktu istirahat teknis, Akane berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Meskipun Akane melakukan beberapa kesalahan yang membuat Chen unggul, ia berhasil memanfaatkan kesempatan dengan dua smash tajam yang memaksanya meraih poin penentu kemenangan. Akhirnya, Chen Yufei melakukan kesalahan dalam pengembalian bola, dan Akane menutup pertandingan dengan kemenangan 21-18.