Friday, 31 July 2026
Peristiwa

Airbus A380-800 Emirates Siap Mendarat di Soekarno-Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan menyambut kedatangan pertama Airbus A380-800 milik Emirates pada 8 Agustus 2026, menandai langkah penting dalam meningkatkan konektivitas internasional Indone...

A
Arya Satya Sasmita
31 July 2026 2 pembaca
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Foto: Antara/Fikri Yusuf

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), melalui InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, telah bersiap untuk menyambut penerbangan perdana Airbus A380-800 yang dioperasikan oleh maskapai Emirates. Penerbangan EK358 dari Dubai (DXB) menuju Jakarta (CGK) dijadwalkan tiba pada 8 Agustus 2026 sekitar pukul 22.25 WIB.

Setelah mendarat, pesawat tersebut akan kembali ke Dubai sebagai penerbangan EK359 pada 9 Agustus 2026 pukul 00.45 WIB. General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa kehadiran Airbus A380-800 merupakan momen penting bagi penguatan konektivitas internasional Indonesia dan menunjukkan kesiapan bandara dalam melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F (Code F).

Persiapan Menyeluruh untuk Operasional

Heru menambahkan bahwa semua persiapan telah dilakukan secara komprehensif bersama regulator, maskapai, dan semua pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan operasional Airbus A380-800 berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang. Dia menekankan pentingnya momen ini bagi Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Kami telah memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur sisi udara dan sisi darat, prosedur pelayanan, hingga koordinasi bersama regulator, AirNav Indonesia, ground handling, serta seluruh stakeholder terkait berjalan optimal," jelas Heru.

Kepercayaan Terhadap Infrastruktur Bandara

Kehadiran Airbus A380-800 juga mencerminkan kepercayaan maskapai internasional terhadap kualitas infrastruktur dan layanan yang ditawarkan oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, bandara ini memiliki tiga landasan pacu yang mendukung operasional penerbangan.

"Dua dari runway tersebut, yakni berukuran 3.660 meter x 60 meter dan 3.600 meter x 60 meter, telah memenuhi persyaratan untuk melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code F," ungkap Heru.

Infrastruktur bandara juga didukung oleh jaringan parallel taxiway, apron, serta berbagai fasilitas terminal yang telah disiapkan untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, termasuk Airbus A380-800. Heru menambahkan bahwa kesiapan ini diperkuat dengan kekuatan perkerasan (pavement classification rating/PCR) yang memenuhi syarat operasional untuk Airbus A380-800.

// Artikel Terkait