Pebulutangkis tunggal putri nasional, Wong Ling Ching, sedang dalam tahap penyesuaian dengan tuntutan kompetisi di tingkat tertinggi saat ia bersiap untuk debutnya di Japan Open 2026, yang akan diadakan pada 14 hingga 19 Juli. Di usia 23 tahun, ia menyatakan bahwa peralihan dari turnamen Super 100 dan Super 300 ke Super 500 dan Super 750 dalam World Tour menunjukkan standar yang lebih tinggi yang harus dipenuhi untuk bersaing secara konsisten dengan para atlet elit dunia.
"Dulu saya kebanyakan berkompetisi di turnamen Super 100 dan Super 300. Begitu naik ke level Super 500 dan Super 750, Anda langsung bisa merasakan perbedaannya," ungkap Ling Ching saat berada di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) pada hari Jumat. Ia menambahkan, "Level permainan saya cukup bagus untuk ajang Super 100 dan Super 300, tetapi tidak cukup untuk Super 500 dan Super 750."
Persiapan Menjelang Japan Open
Wong Ling Ching berusaha meningkatkan berbagai aspek dalam permainannya, meskipun ia menyadari bahwa ada kalanya performanya tidak konsisten selama proses tersebut. Japan Open akan menjadi ajang pertamanya di turnamen Super 750, dan ia melihat kesempatan ini sebagai momen berharga untuk mengukur kemampuannya melawan para pemain terbaik dunia.
"Sejauh ini, persiapan berjalan dengan baik. Ini akan menjadi Japan Open pertama saya dan saya memandangnya secara positif. Saya tahu turnamen Super 750 tidak pernah mudah, jadi tujuan saya adalah untuk meningkatkan rencana permainan dan taktik saya serta membangun kepercayaan diri saya," jelasnya.
Fokus pada Kualitas Penampilan
Wong Ling Ching juga menyatakan bahwa para pelatihnya tidak memberinya target spesifik, melainkan lebih menekankan pada kualitas penampilannya. Meskipun ia merasa telah membuat kemajuan, ia mengakui bahwa dirinya masih mencari performa terbaik setelah pulih dari cedera. "Saya masih belum sepenuhnya puas dengan penampilan saya karena saya belum menemukan kembali performa terbaik saya sejak pulih dari cedera," tuturnya.