🔴 Breaking
Persija dan Persib Bertemu di Samarinda, 620 Personel Keamanan Dikerahkan --- Menjelang Pertandingan Cagliari vs Udinese: Pemain Kunci yang Perlu Diperhatikan --- Penggerebekan di Surabaya: 41 Warga Negara Asing Terlibat Kasus Penipuan Online --- Kekacauan Pasca Pertandingan Persipura dan Adhyaksa FC, 25 Kendaraan Terbakar --- --- Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026 --- Arsenal Semakin Dekat dengan Gelar Premier League, Arteta Dapat Tiga Keuntungan Fakta Menarik dalam Persidangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Penggerebekan Polri Amankan Ratusan WNA Terkait Judi Online di Hayam Wuruk --- Evaluasi Pelatih Menyusul Kegagalan Tim Indonesia di Thomas Cup 2026 --- Tchouameni Ungkap Penyesalan atas Perselisihan dengan Valverde Persija dan Persib Bertemu di Samarinda, 620 Personel Keamanan Dikerahkan --- Menjelang Pertandingan Cagliari vs Udinese: Pemain Kunci yang Perlu Diperhatikan --- Penggerebekan di Surabaya: 41 Warga Negara Asing Terlibat Kasus Penipuan Online --- Kekacauan Pasca Pertandingan Persipura dan Adhyaksa FC, 25 Kendaraan Terbakar --- --- Evaluasi PBSI Pasca Kegagalan Tim Putra di Thomas Cup 2026 --- Arsenal Semakin Dekat dengan Gelar Premier League, Arteta Dapat Tiga Keuntungan Fakta Menarik dalam Persidangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Penggerebekan Polri Amankan Ratusan WNA Terkait Judi Online di Hayam Wuruk --- Evaluasi Pelatih Menyusul Kegagalan Tim Indonesia di Thomas Cup 2026 --- Tchouameni Ungkap Penyesalan atas Perselisihan dengan Valverde
Peristiwa

Tragedi Kebakaran di Rumah Anggota BPK di Jakarta Selatan

Kebakaran yang terjadi di rumah anggota Badan Pemeriksa Keuangan, Haerul Saleh, di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi, mengakibatkan korban jiwa.

Zidan Alfarezi

Penulis

09 May 2026
5 kali dibaca
Tragedi Kebakaran di Rumah Anggota BPK di Jakarta Selatan
Foto: Kebakaran di Rumah Anggota BPK Haerul Saleh di Jaksel (dok. Istimewa)

Sebuah insiden kebakaran melanda rumah anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, yang berlokasi di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 8 Mei 2026, sekitar pukul 07.53 WIB. Dalam peristiwa tragis ini, Haerul Saleh ditemukan meninggal dunia.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap di atap rumah tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran. "Berdasarkan informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," ungkap Asril Rizal, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan.

Proses Pemadaman dan Penyebab Kebakaran

Ketua RT setempat meminta bantuan pemadam kebakaran untuk menangani situasi tersebut. Kebakaran diduga disebabkan oleh cairan kimia yang mudah terbakar. "Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," tambah Asril Rizal. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses pemadaman dimulai pada pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 08.49 WIB.

Kesaksian dan Penemuan Jenazah

Seorang saksi bernama Arpen, yang merupakan penjaga rumah, menyatakan bahwa Haerul sempat berteriak dari lantai atas saat kebakaran terjadi. "Bapak teriak, teriak kebakaran," kata Arpen di lokasi. Dalam kepanikan tersebut, Arpen berusaha memberi tahu warga dan menghubungi pemadam kebakaran. Ia juga mencoba naik ke lantai atas untuk memastikan tidak ada orang lain di dalam rumah, tetapi menemukan Haerul masih berada di dalam saat kebakaran.

Kebakaran pertama kali muncul di lantai 4, yang merupakan ruang kerja Haerul. "Jadi informasi, kebakaran adanya di lantai empat," jelas AKP Joko Adi, Kasi Humas Polres Jakarta Selatan. Jenazah Haerul Saleh ditemukan di ruang kerjanya. Setelah kejadian, jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran pada hari yang sama, dipimpin oleh Kapolres Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan. Tim Inafis dan Puslabfor Mabes Polri turut serta dalam penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut. "Rencana kita bersama-sama olah TKP empat kejadian ini supaya diketahui apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran tersebut," jelas AKP Joko Adi.

Artikel Terkait