Legenda bulu tangkis Tanah Air, Susy Susanti, kini menjabat sebagai ketua umum Persatuan Bulutangkis Jaya Raya Jakarta yang baru. Pelantikan ini berlangsung pada hari ulang tahun ke-50 klub, sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di klub yang memiliki peranan penting dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Susy menggantikan Rudy Hartono, mantan juara All England delapan kali, yang telah memimpin klub sejak didirikan pada 26 Juli 1976.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya yang diberi amanah menjadi Ketua Umum PB Jaya Raya menggantikan Koh Rudy Hartono. Tentu ini menuntut tanggung jawab yang sangat besar,” ujar Susy dalam siaran pers yang dirilis oleh PB Jaya Raya pada Senin (29/6).
Perjalanan Karir Susy di Jaya Raya
Jaya Raya memiliki hubungan yang erat dengan perjalanan karir Susy Susanti. Ia mulai bergabung dengan klub ini pada tahun 1985 dan setahun setelahnya, Susy muda masuk ke pemusatan latihan nasional pratama. “Bagi saya, bulu tangkis adalah segalanya. Saya lahir dari Jaya Raya. Setelah menjadi atlet, kemudian pensiun, saya juga melanjutkan perjalanan dengan membina atlet-atlet muda. Karena itu, saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri,” ungkapnya.
Komitmen untuk Generasi Mendatang
Susy menegaskan, “Jaya Raya adalah rumah saya. Saya dibesarkan di sana. Saya ingin memberikan kembali kepada klub yang telah membesarkan saya.” Dalam konteks ini, PB Jaya Raya memiliki komitmen untuk “Tiada Henti Membangun Generasi Emas,” yang menunjukkan tekad klub untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. Tahun ini, klub memasuki fase baru dengan kepemimpinan yang segar dan diharapkan dapat menghadirkan wajah-wajah muda yang mampu meneruskan prestasi besar Jaya Raya di masa depan, seperti yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Budi Karya Sumadi.
Sebelumnya, Rudy Hartono menjabat sebagai ketua umum PB Jaya Raya bersama dengan Imelda Wigoena sebagai wakilnya.