Perjalanan pasangan ganda campuran dari PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, terhenti di babak perempat final turnamen Australia Open 2026 yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 500. Mereka kalah dari pasangan asal China, Guo Xin Wa dan Chen Fang Hui, dengan skor 11-21 dan 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia pada Jumat sore waktu setempat.
Reaksi Pasangan Ganda Campuran Indonesia
Rehan mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut, menyatakan, “Kami pastinya kurang puas dengan hasil hari ini, sangat mengecewakan untuk saya, kak Gloria dan ci Vita juga. Mereka bermain lebih sabar daripada kami.” Gloria menambahkan, “Pelajaran yang bisa diambil kami harus bisa lebih tenang lagi, belajar cari celah, lebih bisa berpikir untuk mencari kesempatan satu poin. Berasa sih tadi di saat tenang, kami bisa atasi, bisa dapet poin.”
Analisis Pertandingan
Kedua pemain Indonesia tersebut mengakui bahwa mereka tidak puas dengan performa mereka. Gloria menjelaskan, “Kalau secara permainan kurang puas, mereka lebih banyak menyerang kami. Di gim pertama kesalahan kami karena langsung tertinggal jauh di awal jadi untuk mengejarnya kejauhan. Mereka juga kan memang susah untuk dimatikan dalam sekali percobaan, harus berulang-ulang dan di situnya kami kurang sabar.”
Pertandingan dimulai dengan Rehan dan Gloria yang tidak mampu mengatasi tekanan dari pasangan China, yang langsung unggul 0-10. Mereka menutup interval dengan kedudukan 2-11. Setelah jeda, Rehan dan Gloria berusaha mengejar ketertinggalan hingga 7-14, namun pasangan China berhasil merebut game pertama dengan nyaman.
Di game kedua, Rehan dan Gloria kembali tertinggal di awal, namun mereka berusaha mengejar dan menipiskan selisih menjadi 7-11 di interval. Meskipun terus berusaha menekan, pasangan China kembali menjauh dan akhirnya menutup game kedua dengan skor 21-14, sekaligus menghentikan langkah Rehan dan Gloria di turnamen ini.
Dengan kekalahan ini, tidak ada lagi perwakilan ganda campuran Indonesia yang melaju ke babak semifinal dalam turnamen berhadiah total USD 500.000 atau sekitar 9 miliar rupiah tersebut.