Perjalanan pasangan ganda putri Indonesia yang menempati peringkat 7 dunia, Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum, terhenti di babak semifinal turnamen French Open 2026 BWF World Tour Super 750. Dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis pada Sabtu (24/10) malam waktu setempat, mereka yang diunggulkan sebagai pasangan kelima, gagal mengalahkan unggulan pertama asal Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto, dengan skor 18-21 dan 15-21.
Kekalahan ini membuat rekor head to head Rachel dan Febi melawan Yuki serta Mayu menjadi 1-2. Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026, di mana Rachel dan Febi juga kalah dengan skor 21-9 dan 6-11.
Kejutan dari Moh Zaki Ubaidillah
Sementara itu, bintang muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, berhasil menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan ketujuh asal Prancis, Alex Lanier, untuk melaju ke final turnamen bergengsi ini. Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut berakhir dengan skor 21-16, 16-21, dan 21-17, di mana Moh Zaki harus berjuang hingga rubber game.
Kemenangan ini menandai pencapaian final pertama Moh Zaki di level Super 750 sejak bergabung dengan Pelatnas Cipayung pada tahun 2024. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. "Saya sangat bersyukur bisa menang. Itu pertandingan yang sangat bagus dengan Alex," ujarnya. Moh Zaki juga menekankan pentingnya penempatan posisi dan aktif dalam permainan, "Kunci keberhasilan saya adalah lebih banyak menyerang dan bermain di depan net," jelasnya. "Dari area itu, saya bisa masuk ke posisi yang lebih menyerang."
Harapan untuk Masa Depan
Dengan pencapaian ini, Moh Zaki menunjukkan potensi besar yang dimilikinya, dan diharapkan dapat terus berprestasi di turnamen-turnamen mendatang. Sementara Rachel dan Febi diharapkan dapat belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat di kompetisi berikutnya.