PV Sindhu berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Japan Open untuk pertama kalinya, setelah mengalahkan Akane Yamaguchi, juara dunia tiga kali berturut-turut, dengan skor 21-17, 21-17 di babak final. Kemenangan ini menandai gelar Super 750 pertamanya dan mengakhiri penantian gelar selama 21 bulan. Sebelumnya, pebulutangkis asal India ini terakhir kali meraih gelar Tur Dunia di Syed Modi International pada tahun 2024.
Lebih dari itu, Sindhu juga mencatatkan sejarah dengan menjadi juara WS Super 750 tertua di usia 31 tahun, melampaui Tai Tzu Ying yang memenangkan India Open pada tahun 2024 di usia 29 tahun enam bulan. Kemenangan di final ini juga menandai akhir dari perjalanan luar biasa Sindhu, di mana ia sebelumnya berhasil mengalahkan Chen Yufei, pemain peringkat 4 dunia asal Tiongkok. Dalam semifinal, Sindhu hampir meraih kemenangan dua set langsung ketika Chen mengundurkan diri akibat cedera hamstring. Di perempat final, Sindhu juga diuntungkan oleh kemenangan WO setelah lawannya mundur.
Perjalanan Menuju Kemenangan
Meskipun demikian, pertandingan final ini bukanlah hal yang mudah bagi Sindhu, yang sebelumnya kesulitan melawan Yamaguchi, kalah dalam lima dari enam pertemuan terakhir. Namun, di final, ia menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil meraih kemenangan yang meyakinkan. Sindhu memulai pertandingan dengan baik, unggul 3-0 di awal, tetapi Yamaguchi berhasil mengejar dan memberikan perlawanan yang ketat. Pada kedudukan 17-17, situasi semakin menegangkan, namun Sindhu tetap tenang dan berhasil merebut set pertama.
Di set kedua, Sindhu kembali memulai dengan baik dan unggul 14-7, sebelum Yamaguchi berusaha bangkit dan membuat kedudukan semakin ketat di angka 18-17. Meski begitu, Sindhu menunjukkan ketenangan yang luar biasa dan berhasil memenangkan set kedua, serta meraih gelar bersejarah tersebut.
Momen Haru Setelah Kemenangan
Setelah meraih kemenangan, PV Sindhu berbagi momen emosional dengan Yamaguchi dan pelatihnya, Irwansyah. Ia mengambil foto selfie bersama Yamaguchi dan kemudian mengundang pelatihnya ke atas panggung. Sejak bergabung dengan tim Sindhu di awal tahun 2025, Irwansyah terlihat berhasil membawa Sindhu ke performa yang lebih baik dan lebih bersemangat dari sebelumnya.