Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri KW, berbicara mengenai kekalahannya dari Tomoka Miyazaki pada perempat final China Open 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Changzhou, Putri mengaku telah berusaha memberikan yang terbaik, meskipun hasilnya belum memuaskan.
Putri KW diharapkan dapat meraih kemenangan melawan Tomoka Miyazaki, namun ia harus mengakui keunggulan lawan setelah bertanding dalam tiga set. Ia merasa tidak puas dengan performanya dan berniat untuk mengambil pelajaran dari pengalaman ini. "Tetap bersyukur keluar dari lapangan dengan tidak ada cedera apapun. Untuk hari ini saya rasa sangat nggak puas mainnya. Walaupun gim pertama menang, tapi gim kedua dan ketiga benar-benar tidak memuaskan," ujarnya.
Analisis Pertandingan
Putri menjelaskan bahwa meskipun permainan Tomoka tidak banyak berubah, faktor angin sangat mempengaruhi hasil pertandingan. "Di gim ketiga dari awal dia terus menekan dan saya tidak bisa keluar dari tekanan. Dia mungkin bisa tampil lebih lepas dan saya terus kesulitan dengan pukulan-pukulan yang terlalu panjang atau nettingnya banyak tanggung," tambahnya.
Pelajaran Berharga
Selama dua minggu terakhir, Putri merasa banyak pelajaran yang dapat diambil meskipun hasil di China Open kali ini tidak memuaskan. Ia menegaskan, "Walau di sini kurang puas dengan penampilannya tapi minggu lalu bisa mengalahkan Wang Zhi Yi dan hampir menang dari Akane cukup menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih lagi." Putri bertekad untuk belajar lebih banyak agar dapat menjaga fokus dan performa tidak hanya di satu atau dua pertandingan, tetapi juga dalam beberapa turnamen berturut-turut.